![]() |
Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, yang digelar di halaman Mapolres Karo, Jalan Veteran nomor 45, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, dilaksanakan Kamis, 01 Oktober 2026 pagi.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut, diikuti para pejabat utama, para perwira, personil Polres Karo serta ASN Polri. Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Bangsa Indonesia.
Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H.,S.I.K.,M.S.i., mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
“Pancasila bukan hanya untuk diperingati, tetapi harus kita implementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, keadilan dan kemanusiaan harus menjadi pedoman kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” Ujar AKBP Pebriandi Haloho,S.H.,S.I.K.,M.Si.
Selanjutnya, Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho,S.H.,S.I.K.,M.Si., sebagai anggota Polri, personil harus mampu menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang dapat memecah belah bangsa.
“Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan yang ada, mari kita bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” Tegasnya.
lanjutnya, Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H.,S.I.K.,M.Si.,juga mengajak seluruh personil untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin dan integritas dalam menjalankan tugas, sehingga kehadiran Polri dapat benar-benar dirasakan masyarakat.
“Jadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai pengingat bagi kita semua untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara, khususnya kepada masyarakat Kabupaten Karo,” Pungkasnya.
(Bangunta Sembiring).
