![]() |
Pemerintah Kabupaten Karo terus berkomitmen memperluas jangkauan pasar tempat jual beli barang dasar (komoditas) unggulan daerah sekaligus menjaga kemantapaan , keseimbangan atau kemampuan suatu sistem, untuk tetap tidak berubah dan kembali ke kondisi (stabilitas) harga pangan nasional.
Dalam hal ini ditegaskan oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., saat memimpin kegiatan tindak lanjuti Proses strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dan mitra, potensi, Business Matching dan Site Visitasi Kerjasama Antar Daerah (KAD) yakni : antara Kabupaten Karo dengan Kabupatenngan Kota Palangka Raya. Kegiatan ini dilakukan secara simulasi kunjungan ke suatu tempat (virtual ) dengan melalui zoom meeting, dilaksanakan Senin 06 Mei 2026,berlangsung di Ruang Karo Command Center (KCC), Kantor Bupati Karo, Jalan Letjend Djamin Ginting,, nomor 17, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara
Dalam pertemuan strategis ini, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP.,Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra, S.STP., M.M.
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, terkait penguatan implementasi kerjasama antar daerah. Fokus utamanya adalah memastikan kelancaran pasokan pangan dan menciptakan stabilitas harga, khususnya untuk komoditas hortikultura yang menjadi andalan Kabupaten Karo.
"Kerjasama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memastikan petani kita di Karo mendapatkan akses pasar yang lebih luas di Kalimantan, sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palangka Raya mendapatkan pasokan pangan berkualitas dengan harga yang stabil," ujar Bupati di sela-sela kegiatan.
Pertemuan ini juga menghadirkan para pemangku kepentingan terkait di lingkungan Pemkab Karo guna memastikan teknis distribusi dan kualitas produk terjaga. Turut hadir di lokasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sarjana Purba, STP, MM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Caprilus Barus, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian, Michael Purba, S.T.P, M.M, Perwakilan Gapoktan Hortikultura dan para Pelaku Usaha Pedagang Besar Kabupaten Karo.
Keterlibatan langsung kelompok tani dan pedagang besar dalam pertemuan ini bertujuan agar proses business matching (pertemuan bisnis) menghasilkan kesepakatan dagang yang konkret dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Dengan adanya kolaborasi yang didukung penuh oleh Bank Indonesia ini, diharapkan Kabupaten Karo dapat terus mempertahankan perannya sebagai lumbung pangan di Sumatera Utara yang mampu menyuplai kebutuhan daerah lain di Indonesia secara berkelanjutan.
(Bangunta Sembiring).
