![]() |
Kabanjahe - Media Dunia News.id.
Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Karo. Mewakili Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., bertindak sebagai pimpinan upacara.
Peringatan Otda Ke- XXX Tahun 2026 ini mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita", yang menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal guna mendukung visi besar pembangunan nasional.
Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Sekda Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting,S.STP., M.M., ditekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci mutlak wujudkan Asta Cita.
“Tema Otonomi Daerah yang kita usung tahun ini melambangkan tanggung jawab daerah untuk mewujudkan demi merujuk pada enam cita - cita tujuan utama yang harus dicapai (Asta Cita) melalui proses penyelarasan, penyusuaian waktu dan urutan jalanya beberapa peristiwa sistem atau Data agar selalu konsisten dan bekerja secara bersama (sinkronisasi) yang kuat. Tanpa koordinasi yang baik antara Pemerintah Pusat dan Daerah, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara terbaik (optimal) ,” Ujar Sekda saat membacakan amanat tersebut.
Pemerintah juga menggaris bawahi enam langkah strategis untuk memperkuat otonomi daerah ke depan, di antaranya:
1. Proses pembaharuan atau penyatuan berbagai unsur bagian atau elemen yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh (Integrasi) perencanaan dan penganggaran antara nasional dan daerah.
2. Reformasi birokrasi berbasis hasil manpat atau perubahan jangka menengah - panjang yang di hasilkan dari satu kegiatan (outcomes) melalui digitalisasi terintegrasi.
3. Penguatan kemandirian Kemampuan Pemerintah Daerah membiayai kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik mengunakan pendapatan Asli daerah (PAD) sendiri seperti pajak, retribusi tanpa transfer dari pusat (fiskal) daerah.
4. Peningkatan proses kerja sama untuk mencapai tujuan yang bersama (kolaborasi) antar daerah.
5. Fokus pada pemenuhan layanan dasar dan pengentasan ketimpangan.
6. Penguatan kemantapan, keseimbangan dan ketangguhan suatu kondisi yang mudah berubah (stabilitas) serta ketahanan daerah.
Melalui momentum ini, Pemkab Karo kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan menghadirkan pelayanan publik yang prima demi mewujudkan masyarakat Karo yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Karo, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat se-Kabupaten Karo, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karo.
(Bangunta Sembiring).
