PROSES PELAKSANAAN PEMBERSIHAN LAHAN " LUT " DI DESA PERTIBI LAMA, KAB. TANAH KARO, MENUAI REAKSI KERAS DARI MASYARAKAT.

Tanah Karo, mediadunianews.com - Proses pelaksanaan kegiatan pembersih Lahan Usaha Tani ( LUT ) untuk korban erupsi Gunung Sinabung, Pemerintah Kabupaten  ( Pemkab ) Karo, bersama Polres Karo dan Kodim 0205/TK berserta Yonf 125/ SI'MBISA, Den Pom, Satpol PP ikut melakukan Pengawasan saat melaksanakan aktivitas Pembersihan. Selasa (28/7/2022)

Dalam melakukan pekerjaan yang di laksanakan guna pembersihan lahan, Pengawasan di Lokasi oleh pihak TNI, Polri berserta Satpol PP, hal ini di lakukan berdasarkan Pihak Masyarakat Desa Pertibi lama merasa keberatan dalam pelaksanaan Kinerja Pembersihan yang akan di Jadikan sebagai lahan untuk penataan Lahan Usaha Tani ( LUT ) nantinya, sebagai mana untuk keperluan dari Korban erupsi Gunung Sinabung.


Di saat Pemkab Karo sedang melaksanakan kegiatan dalam Penataan/ Eksekusi LUT yang berada tepatnya di lokasi perladangan Pertibi lama, Mamak - Mamak warga Pertibi lama menghampiri posko di areal lahan yang akan dI jadikan nantinya tempat masyarakat pengungsi,
 

" Dan, pihak kaum ibu ibu masyarakat setempat, sempat memberhentikan pelaksanaan pekerjaan, sehingga aktivitas pembersihan lahan sempat di hentikan.


Atas, peristiwa itu warga Pertibi lama tetap meminta dan juga memohon keadilan juga bantuan kepada pemerintah Pusat " Pak Presiden Jokowi Dodo tolong lah Kami Pak Jokowi " dengan menggunakan video lIve dengan menggunakan HP masyarakat setempat.

Dalam Pelaksanaan pekerjaan Penataan / eksekusi tersebut, Turut hadir wakil Bupati Tanah Karo Theopilus Ginting, Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicoles Sidabutar SIK, SH, Dandim 0205/ TK Letkol Inf Benny Angga Ambar Suoro, Asisten I Pemda Karo Caprilus Barus S.Sos, Pasi Intel Dim 0205 /TK Kapten Inf. Krista Ginting, Pasi OPS Dim 0205/TK Kapten Inf. JH Tampubolon, Kapolsek Tiga Panah Kapten AKP Halason Sihotang, Danramil 02/ Tiga Panah Kapten Inf. Judika Naibaho, Kasat Binmas AKP Budiyanta  dan rekan Personil lainnya dari pihak TNI dan Polri,


Selain itu, Dan Kinant yonif 125/ SI'MBISA Kapten Inf. S. Marbun, Kadis BPBD Kabupaten Karo Juspri Nadeak, Kasat pol PP Gelora K Purba, Kasi RR BPBD Karo Saut Sijabat, Camat Merek B.Barus, juga ikut hadir di lokasi,

Sementara untuk pengamanan pelaksanaan pekerjaan penataan tersebut, dari anggota Personal 0205/ TK, yonif 125 / SI'MBISA, Polres Tanah Karo dan Satpol-PP bersama sama turut juga memantau dan megawasinya, guna meantisipasi hal hal  yang tidak di inginkan, "ujar Kapolres

Pada saat itu, Kapolres bersama anggotanya selalu tetap menyampaikan himbauan kepada masyarakat Desa Pertbi lama, agar segera Pulang Kerumahnya masing-masing, namun bagi masyarakat tetap bertahan.

Di sore hari akhirnya pelaksanaan aktivitas dapat di jalankan dan di kerjakan yang sesuai dengan ketentuan yang telah di atur menurut kapasitasnya dan kemudian selanjutnya masyarakat setempat pun dapat di redakan sehingga di tempat lokasi jadi aman," tutup Kapolres.

Hari Rabu Tanggal 3/8/2022 media ini mencoba konfirmasi kepada pak P. Berman Munte Sebagai Ketua kelompok Tanoi Desa Portibi lama, melalui telefon selular mengatakan bahwa, dari dulu lahan dan daerah ini merupakan Wilayah tanah adat Desa Portibi lama Bahakan Kuburan nenek moyang kami ada di sana, "ujarnya

Sudah kita ajukan gugatan ke pengadilan tapi belim lagi sidang pertama sekaligus kita juga sudah menyurati dan sudah kita laporkan melalui teman teman kita dari Karang Taruna mengenai perambahan kayu Hutan tapi tidak di tanggapi oleh Pihak Polres Kab. karo, alasannya adalah Karang Taruna terlebih dahulu melaporkannya ke Lingungan Hidup melalui Dinas kehutanan, "terang P. Berman Munte yang juga Ketua Paguyuban marga Munte Portibi lama kec. merek kab. Tanah karo provinsi sumatera utara, "terangnya.

"Masih Bergulirnya Kasus ini di pengadilan tapi lahan Udah di Bersihkan dan belum lagi di putus di pengadilan tanaman masyarakat udah rata dengan tanah jadi, Saya Berharap Supaya Pemerintah memperhatikan nasib petani yang ada di desa portibi lama ini dan hendaknya pemerintah mengambil Kebijakan dalam hal ini, "harap P. Berman Munte.

"Kami dari Masyarakat Desa Portibi lama ini Tetapa berjuang untuk Membela hak kami jangan jadi terusir kita di tanah sendi, "tutupnya.  ( Bangunta Sembiring/ T. Gulo ).

Editor : Edy MDNews 01

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال