Warga Desa Onan Lama Kecamatan Pegagan Hilir Keluhkan Kebijakan Kepala Desa.

Sidikalang, Mediadunianews.com - Warga Desa Onan Lama Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi kesal dan keluhkan kebijakan dan pengalokasian ADD dan Dana Desa Onan Lama  yang hanya di alokasikan untuk beberapa dusun saja terkesan berpihak.

Hal ini disampaikan Situmorang (60) warga dusun  Sirakat yang nama lengkapnya mohon tidak ditulis untuk menjaga keakraban sesama warga desa.

Situmorang kepada wartawan mengatakan, sebelum Jamulia Lingga menjabat Kepala Desa,  Air Minum bersumber dari dana pemerintah masih bisa di nikmati warga untuk kebutuhan sehari hari. Namun setelah Jamulia Lingga menjabat Kepala Desa, Air yang biasanya dapat dinikmati masyarakat berhenti entah kenapa. Sehingga warga menggunakan air sungai dan air hujan.

"Dulu sebelum Kepala Desa kami yang sekarang menjabat, warga di dusun ini masih dapat menikmati air yang bersumber dari dana pemerintah. Setelah Kepala Desa sekarang memimpin justru sumber air yang dulunya kami manfaatkan sehari hari tidak mengalir lagi entah kenapa. Sehingga kebutuhan air bersih kami menggunakan dari air sungai dan air hujan untuk kebutuhan air bersih".keluh Situmorang.

Masih keterangan Situmorang ketika ditanya tanggapannya tentang pengalokasian  bangunan fisik dari DD dan ADD mengatakan bahwa bangunan fisik yang di alokasikan hanya berapa dusun yang dekat dengan kediaman Kepala Desa bahkan salah satu pekerjaan jalan di tempatkan dengan perladangan Kepala Desa.

"Kami tak tau bangunan apa yang sudah dan sedang di kerjakan. Karena bangunan hanya di dusun Tiga Lama dan Dusun Situngkir". Tambah Situmorang sambil di amini warga lainnya.

Wartawan Mediadunianews.com bersama rekan wartawan media lainnya sepakat untuk melihat pekerjaan DD dan ADD yang sudah maupun sedang di kerjakan di dusun Tiga Lama.

Pantaun dan pengamatan wartawan, salah satu pekerjaan rabat beton TA 2018 terkesan asal jadi karena batu batu kerikil tanpak seperti tidak ada material semen, di duga campuran material tidak sesuai dengan speck.

Sementara pekerjaan pengaspalan jalan yang sedang di kerjakan tidak memiliki plank pekerjaan. Sehingga menjadi tanda tanya bagi wartawan.

Wartawan mencoba konfirmasi tentang pekerjaan fisik DD dan ADD ke Kantor Desa Onan Lama. Tapi hasilnya nihil karena  Pintu dan Jendela Kantor Desa terlihat tertutup rapat padahal masih pukul 14.10 Wib atau jam kerja. Dan spanduk APBDes TA 2019 tidak tersedia di dinding maupun halaman Kantor Desa. Yang terlihat di depan Kantor Desa ada teronggok sebuah mobil Plat Merah BB 296 Y dengan Cat Warna Putih namun kusam dan semua bannya kempes.

Penulis : Delon/Maya
Editor   : Hastra laia
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال