Aceh Selatan, mediadunianews.co - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Selatan menggelar simulasi pencoblosan dan pemungutan surat suara di lapangan Alun - Alun depan Kantor Bupati Gampong Hilir Kecamatan Tapaktuan Kamis (11/4/2019).
Komisioner KIP Aceh Selatan, Saiful, SE dan Yusrizal, ST, MT, kepada Wartawan Koran Desa mengatakan, Simulasi tersebut bertujuan untuk merepresentasikan kejadian pemungutan suara seperti di TPS.
“Acara simulasi itu, dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Dengan harapan mudah-mudahan simulasi ini bisa merepresentasikan kejadian pemungutan suara sesungguhnya di TPS, ”kata Yusrizal, ST, MT.
Lanjutnya, simulasi dibuat seperti nyata, terdapat kotak suara, bilik suara, papan pengumuman DPT, petugas KPPS, dan saksi.
“Masyarakat masuk dan mencoblos surat suara, kemudian memasukkan surat suara tersebut ke kotak suara untuk pilpres dan pileg. Setelah mencoblos, semua komisioner dan masyarakat yang ikut mencoblos dalam simulasi itu mencelupkan jarinya ke tinta berwarna ungu.Mudah-mudahan dengan simulasi di hari pencoblosan pada 17 April mendatang bisa berlangsung lancar, ”ujarnya Yusrizal.
Untuk Pemilu kali ini sambungnya, yang berhak menggunakan hak pilih adalah yang terdaftar dalam DPT, DPTB dan DPK. Ketiganya wajib menunjukkan KTP dan Surat Keterangan. Namun untuk DPT sudah diberikan C6 sebagai pemberitahuan tempat dan tanggal pencoblosan.
“Apabila ada yang belum terdaftar bisa memilih dengan menunjukkan KTP atau surat keterangan jika masih tersisa surat suara, ”pungkasnya.
Acara simulasi pencoblosan dan pemungutan suara yang digelar oleh Komisioner KIP Aceh Selatan dihadiri, oleh Sekda H. Nasjuddin, SH, MM, Kapolres Aceh Selatan, AKBP, Dedi Sadsono, ST. (ZH)
Editor : Edy MDNews 01.
Komisioner KIP Aceh Selatan, Saiful, SE dan Yusrizal, ST, MT, kepada Wartawan Koran Desa mengatakan, Simulasi tersebut bertujuan untuk merepresentasikan kejadian pemungutan suara seperti di TPS.
“Acara simulasi itu, dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Dengan harapan mudah-mudahan simulasi ini bisa merepresentasikan kejadian pemungutan suara sesungguhnya di TPS, ”kata Yusrizal, ST, MT.
Lanjutnya, simulasi dibuat seperti nyata, terdapat kotak suara, bilik suara, papan pengumuman DPT, petugas KPPS, dan saksi.
“Masyarakat masuk dan mencoblos surat suara, kemudian memasukkan surat suara tersebut ke kotak suara untuk pilpres dan pileg. Setelah mencoblos, semua komisioner dan masyarakat yang ikut mencoblos dalam simulasi itu mencelupkan jarinya ke tinta berwarna ungu.Mudah-mudahan dengan simulasi di hari pencoblosan pada 17 April mendatang bisa berlangsung lancar, ”ujarnya Yusrizal.
Untuk Pemilu kali ini sambungnya, yang berhak menggunakan hak pilih adalah yang terdaftar dalam DPT, DPTB dan DPK. Ketiganya wajib menunjukkan KTP dan Surat Keterangan. Namun untuk DPT sudah diberikan C6 sebagai pemberitahuan tempat dan tanggal pencoblosan.
“Apabila ada yang belum terdaftar bisa memilih dengan menunjukkan KTP atau surat keterangan jika masih tersisa surat suara, ”pungkasnya.
Acara simulasi pencoblosan dan pemungutan suara yang digelar oleh Komisioner KIP Aceh Selatan dihadiri, oleh Sekda H. Nasjuddin, SH, MM, Kapolres Aceh Selatan, AKBP, Dedi Sadsono, ST. (ZH)
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Politik
