Saham Investor China di PT.DPM Sebanding Dengan Kekuatan APBD Dairi, Selama 10 Tahun.

Sidikalang, mediadunianews.co - Terkait  timbulnya gejolak masyarakat tentang hadirnya PT.DPM  di Desa Sopo Komil kecamatan Silima Pungga - pungga Kabupaten Dairi, Wakil DPRD Dairi , Benpa Nababan , Selasa ,( 26/02/2019 ) di Kantor DPRD Dairi menjelaskan bahwa memang kehadiran PT.DPM untuk masyarakat Dairi tidak ada manfaatnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah masyarakat Kecamatan Silima Pungga-pungga Kabupaten Dairi mendatangi Kantor DPRD Dairi, ( 25/02/2019 ) mendesak pemerintah membatalkan izin tambang timah hitam yang berlokasi di Desa Sopokomil Kecamatan Silima Pungga-pungga.

Menurut mereka kehadiran PT DPM akan membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat.  Perusahaan tersebut akan memanfaatkan sumber air Sungai Simungun di Desa Sopok Komil, yang selama ini merupakan sumber air masyarakat untuk pemanfaatan mencuci, mandi, air minum dan kebutuhan irigasi.

Demi untuk kebutuhan perusahaan tersebut, maka dikhawatirkan pasokan air untuk kehidupan masyarakat disana akan habis tersedot .Menurut mereka, sumber air baku perusahaan daerah itu untuk memenuhi kebutuhan air di tujuh desa Kecamatan Silima Pungga-Pungga adalah dari Sungai Simungun.

Dampak lain yang paling ditakutkan masyarakat adalah PT DPM melakukan pertambangan di bawah tanah (under ground mining). Sementara Dairi, secara geologi berada di kawasan jalur patahan gempa renun. Selain itu, wilayah konsesi PT DPM mencakup kawasan hutan lindung yang di dalamnya banyak terdapat keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa.

Di sisi lain Benpa juga mengungkapkan bahwa sebagai warga Dairi , harus terus berjuang menjaga hutan.

" Saham Investor China di PT.DPM yang berjumlah Trilliunan sebanding dengan kekuatan APBD Dairi selama 10 tahun, "ungkap Benpa.

Lebih lanjut Benpa mengatakan, " Mereka ( PT.DPM ) yang menikmati hasilnya, warga menikmati abu ".   (Nining).

Editor : Edy MDNews 01.



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال