TOKOH PEMUDA, PENEGAK HUKUM HARUS TEGAS TERHADAP PENYALAHGUNAAN DANA GURU KONTRAK DAN HONOR

Timika Papua, mediadunianews.co - Tenaga guru kontrak dan honor  melaksanakan pertemua bersama Toko Pemuda dan sekertaris 1 Forum Pemilik Hak Sulung Yohan Zonggonau Amd. S. Komp.MM mengharapkan Aparatur Penegak Hukum di Timika harus lebih Tegas terhadap Penyalahgunaan dana Tenaga Guru Kontrak dan guru Honor.

" Kami Tokoh Pemuda dan Juga Sekertaris 1 Forum Pemilik Hak Sulung Yohan Zonggonau Amd. S.Komp. MM, mengikuti dan mengamati, serta melakukan pertemuan dengan beberapa Perwakilan Guru Kontrak yang mana sambil diskusi-diskusi maka kami sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi kepada tenaga guru kontrak dan honor di kab.mimika saat ini, "katanya". kamis ( 17/01/19/ ).

Tambah Yohan, hancurnya masa depan generasi masyarakat Mimika, terutama daerah Pesisir dan pegunungan kampung, yang mana minimnya perhatian pemerintah terhadap guru-guru kontrak dan honor, kadang mereka juga harus berpasrah tapi karena harus menjalankan pelayanan kasih terhadap masyarakat maka mereka bertahan hidup dengan serba terbatas menurut keterangan salah satu guru kontrak, yang enggan menyebutkan namanya. ucap Yohan.

Dengan kondisi yang memperhatinkan maka sangat sadis ada Oknum-oknum yang memanfaatkan jabatan dan posisinya untuk mengalihkan alokasi anggaran untuk guru kontrak dan honor.

Hal ini terindikasi penyalahgunaan anggaran Pendidikan yang mana, pada berita lalu pasific.com tanggal 19 Juni 2018, yang mana Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto  menyatakan bahwa tindaklanjut oleh penyidik polres mimika, khusus unit tindak pidana Korupsi (Tipikor) yakni adanya dana bantuan dari pusat yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten Mimika atas nama Disdikbud Mimika, "ujarnya..

Namun sampai saat ini kasus ini harus terselesaikan sehingga tidak ada lagi orang yang terus memanfaatkan alokasi dana peruntukan guru kontrak dan honor untuk kepentingan dirinya dan kelompok, kami berharap Kepolisian Mimika segera mengangkat dan menuntaskan  kasus ini segera agar pelayanan proses belajar dan mengajar bisa berjalan lancar dan siswa/i di Pesisir dan pegunungan benar-benar terlayani secara baik.

Kami sebagai tokoh pemuda mengajak semua pihak, tokoh masyarakat, Agama, Lemasa dan Lemasko  dan semua simpatisan Pendidikan, wajib hukumnya mengawal kasus ini agar tahun ini segera diungkap, hal ini benar-benar penting sekali dengan generasi masyarakat pesisir dan gunung akan terabaikan dan tertinggal 5 sd 10 tahun. Saya harapkan Lemasa dan Lemasko harus segera duduk dan membantu memberikan dukungan penuh kepada Kapolres Mimika untuk segera menuntaskan kasus yang sudah masuk Stadium 4, "ungkap Yohan mengahiri.

Dedi Abakai
Editor : Edy MDNewsv 01.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال