Gara gara model Cukur Rambut tidak cocok, Berujung pengeroyokan terhadap karyawan kios pangkas di jalan Titi Pahlawan Medan.

Medan Labuhan, mediadunianews.co - Ingati Gea seorang karyawan kios pangkas rambut di keroyok oleh sekelompok orang yang tak di kenal di simpang kantor Medan Labuhan pada tanggal (24/01/2019) di duga gara gara tidak cocok model pangkas rambutnya terjadi perkelahian antara si korban (ingati Gea) dan sipelaku (orang Tak di Kenal/OTK).

Awal kejadianya saat OTK ini seorang diri memangkas ramputnya dengan tingkah dan gayanya yang terkesan mencari cari masalah, banyak permintaanya untuk berbagai model rambutnya sehingga saya menuruti apa yang cocok untuk memangkas rambutnya dan saya juga menuruti kemaunya supaya cocok model yang dia inginkannya, nah model apapun sudah saya ikuti namun pada saat itu juga dia tidak senang untuk model rambutnya pada hal apa yang dia inginkan untuk model yang dia inginkan tapi dia tidak terima pada hal sudah cocok dan rapi, "tutur ingat Gea.

Lanjut Akibat ketidakcocokkan model rambutnya, OTK tersebut marah kepada saya dan terjadi perdebatan dengan saya, takut untuk meladeni pertengkaran sayapun diam aja, namun setelah itu OTK ini pergi, tak lama berselang OTK ini kembali dengan membawa 2 (dua) orang temannya kembali lagi ke Istana Pangkas ( nama kios pangkas TKP kejadian) yang juga pemiliknya bernama Beni, lanjut tanpa tanya ke 3 (tiga orang) OTK tersebut langsung mendorong dan membanting kaca cermin yang ada di ruangan kios pangkas tersebut dan saya pun tak mau tinggal diam saya tahan kaca itu dan akhirnya pecah mengenai tangan saya hingga mengakibatkan luka yang cukup dalam, "beber Ingati Gea.

Tak Cukup sampai di situ merekapun melontarkan kata kata ancaman, mereka mengatakan "jangan nampak Batang hidung kau lagi di sini di simpang kantor ini', "imbuh ingati.

Pada saat wartawan meninjau lokasi tersebut di jalan Titi pahlawan no.1 Medan Labuhan di mana si korban di keroyok, memang tampak luka parah dan di larikan kerumah sakit terdekat untuk pertolongan pertama dan semua barang barang yang ada di pangkas itu hancur dan tidak bisa digunakan lagi.

Seiring dengan kejadian ini, yang punya kios pangkas tersebut yang bernama Beni tidak berada di tempat dan ketika di hub oleh awak media tidak merespon, hanya saja Beni ada komunikasi sama ingati Gea bahwa jangan di laporkan dulu tunggu saya datang, tapi alhasil sampai jam 22 wib malam Beni si empunya kios pangkas belum juga datang, oleh sebab itu korban (Ingati Gea) Langsung membuat laporan di Polsek Labuhan Medan.    ( fiktor laia ).

Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال