Sidikalang, mediadunianews.co - Pelayanan Kesehatan seperti yang di harapkan masyarakat dan pemerintah jauh dari harapan, khususnya masyarakat Perdesaan. Hal ini terlihat dan perlu di pertanyakan atas kinerja para tenaga medis dan pimpinannya yang di harapkan dapat di rasakan masyarakat.
Baru baru ini mediadunianews.co meyambangi beberapa Poskesdes dan Puskesmas Pembantu (PUSTU) di beberapa Desa di Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi. Hal ini untuk meladeni informasi dan memenuhi harapan masyarakat. Masyarakat di beberapa Desa diantaranya, Desa Sipoltong, Desa Tualang, Desa Tambahan Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi.
Dari hasil pengamatan mediadunianews.co dilapangan, apa yang dikeluhkan beberapa warga Desa, benar apa adanya. Di Dusun Huta Baru Desa Sipoltong,Poskesdes tanpak pintunya terkunci rapat dan di gembok. Sementara salah seoarang warga, JP (46) telah menunggu di depan pintu Poskesdes untuk berobat.
Beberapa Warga yang saat itu berada dekat dengan Poskesdes tersebut, juga mengeluhkan kondisi tersebut. Salah seorang warga yang berhasi di konfirmasi, Benjol Simanjuntak (47) ketika di konfirmasi wartawan media ini mengatakan bahwa Bidan Br Banjar yang bertugas di Poskesdes tersebut jarang berada di Poskesdes.
"Bidan Poskesdes ini jarang datang. Kalau datang itupun paling satu jam, "Benjol Simanjuntak menjawab pertanyaan wartawan media ini.
Poskesdes Tualang juga sama. Poskesdes yang dekat dengan Kantor Kepala Desa Tualang tersebut tanpak tutup dan pintu di gembok dari luar. Tak jauh dari Poskesdes tersebut tepatnya dekat dengan SD Tualang, Puskesmas Pembantu( PUSTU) juga terlihat tutup dan pintu terkunci dan tanpa Bendera Merah Putih. Halaman PUSTU dan sekitarnya tanpak semak dan tidak terurus.
Salah seorang warga setempat bermarga Sianturi (54) yang identitas lengkapnya mohon tidak di publikasikan di berita ini mengatakan sangat kesal. Karena jarak antara Desa Tualang dan Puskesmas Kecamatan sangat jauh. Masyarakat sangat cemas jika suatu saat warga butuh pertolongan medis.
"Kalau masyarakat disini butuh pertolongan medis kemana kami?. Sementara Puskesdes dan Puskesmas Pembantu tutup?! "Sianturi balik bertanya kepada wartawan media ini.
Demikian juga halnyan di Dusun IV Ingin Maju Desa Tambahan, Poskesdes tanpak tutup dan semua pintu terkunci rapat sementara lampu listrik di teras Poskesdes tersebut terus menyala walau sudah siang.
Mediadunianews.co mencoba konfirmasi terkakait kondisi Puskesdes dan Piskesdes tersebut kepada Kapus UPDT Pudkesmas Km 11 dr Risma Situmorang. Namun Kepala Puskesmas dr Risma Situmorang tidak berada di UPDT PUSKESMAS KM 11. Salah seorang pegawai di Kantor tersebut mengatakan, dr Risma Situmorang sedang di Medan dalam rangka urusan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi.
"Ibu dokter sedang di Medan. Ada tugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, "jawab pegawai Puskesmas tersebut sambil berlalu seperti menghindar dari wartawan media ini.
( DELON.S).
Editor : Edy MDNews 01.
Baru baru ini mediadunianews.co meyambangi beberapa Poskesdes dan Puskesmas Pembantu (PUSTU) di beberapa Desa di Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi. Hal ini untuk meladeni informasi dan memenuhi harapan masyarakat. Masyarakat di beberapa Desa diantaranya, Desa Sipoltong, Desa Tualang, Desa Tambahan Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi.
Dari hasil pengamatan mediadunianews.co dilapangan, apa yang dikeluhkan beberapa warga Desa, benar apa adanya. Di Dusun Huta Baru Desa Sipoltong,Poskesdes tanpak pintunya terkunci rapat dan di gembok. Sementara salah seoarang warga, JP (46) telah menunggu di depan pintu Poskesdes untuk berobat.
Beberapa Warga yang saat itu berada dekat dengan Poskesdes tersebut, juga mengeluhkan kondisi tersebut. Salah seorang warga yang berhasi di konfirmasi, Benjol Simanjuntak (47) ketika di konfirmasi wartawan media ini mengatakan bahwa Bidan Br Banjar yang bertugas di Poskesdes tersebut jarang berada di Poskesdes.
"Bidan Poskesdes ini jarang datang. Kalau datang itupun paling satu jam, "Benjol Simanjuntak menjawab pertanyaan wartawan media ini.
Poskesdes Tualang juga sama. Poskesdes yang dekat dengan Kantor Kepala Desa Tualang tersebut tanpak tutup dan pintu di gembok dari luar. Tak jauh dari Poskesdes tersebut tepatnya dekat dengan SD Tualang, Puskesmas Pembantu( PUSTU) juga terlihat tutup dan pintu terkunci dan tanpa Bendera Merah Putih. Halaman PUSTU dan sekitarnya tanpak semak dan tidak terurus.
Salah seorang warga setempat bermarga Sianturi (54) yang identitas lengkapnya mohon tidak di publikasikan di berita ini mengatakan sangat kesal. Karena jarak antara Desa Tualang dan Puskesmas Kecamatan sangat jauh. Masyarakat sangat cemas jika suatu saat warga butuh pertolongan medis.
"Kalau masyarakat disini butuh pertolongan medis kemana kami?. Sementara Puskesdes dan Puskesmas Pembantu tutup?! "Sianturi balik bertanya kepada wartawan media ini.
Demikian juga halnyan di Dusun IV Ingin Maju Desa Tambahan, Poskesdes tanpak tutup dan semua pintu terkunci rapat sementara lampu listrik di teras Poskesdes tersebut terus menyala walau sudah siang.
Mediadunianews.co mencoba konfirmasi terkakait kondisi Puskesdes dan Piskesdes tersebut kepada Kapus UPDT Pudkesmas Km 11 dr Risma Situmorang. Namun Kepala Puskesmas dr Risma Situmorang tidak berada di UPDT PUSKESMAS KM 11. Salah seorang pegawai di Kantor tersebut mengatakan, dr Risma Situmorang sedang di Medan dalam rangka urusan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi.
"Ibu dokter sedang di Medan. Ada tugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, "jawab pegawai Puskesmas tersebut sambil berlalu seperti menghindar dari wartawan media ini.
( DELON.S).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Kesehatan

