Timika, mediadunianews.co - Aparat gabungan TNI dan Polri, Sabtu (15/9/2018), pukul 05.00 WIT mengapung markas Sekretariat Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Jalan Freeport Lama Kompleks Bendungan Timika, dua orang simpatisan KNPB tertembak kini masih dirawat di RSUD Mimika.Informasi yang dihimpun aparat gabungan juga mengamankan berbagai barang bukti ratusan amunisi bersama satu pucuk senjata Revolver rakitan.
Selain itu juga berbagai senjata tajam berupa Parang, Busur, anak panah, Kapak dan tombak, bom molotov. Serta atribut Bendera Bintang Kejora, perangkat Komputer, dokumen dan atribut loreng, handphone satelit dan teropong.
Pengrebekan yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri dimarkas KNPB wilayah timika tersebut menindak lanjuti hasil penyelidikan terhadap salah satu pelajar yang diamankan di bandara Moses Kilangin karena kedaparan membawa ratusan amunisi tujuan Kabupaten Yahukimo pada 10 September lalu.
Sedikitn
ya sembilan orang simpatisan KNPB Timika termasuk dua orang terkena luka tembak peluru karet diamankan aparat gabungan.YW dan EM mengalami luka tembak peluru karet pada kaki masih menjalani perawatan di RSUD Mimika, Rekan lainya TG (25), HW (23), HE, PN, EH (45), NA dan JK.
Sebelum melakukan penggeledahan aparat TNI-Polri melakukan apel dihadiri Dandim 1710 / Mimika Letkol Inf Pio L. Naingkolan, Danyon 754 ENK Letkol Inf Johanis Parisussa, Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa, Kabag Ops Polres Mimika AKP Andyka Aer, Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananda beserta anggota TNI Kostrad 754 / ENK, BKO Brimob NTB, Dalmas ,perintis polres Mimika.
Selesai dan selanjutnya Personil gabungan TNI / Polri meninggalkan Kantor Sekretariat KNPB untuk kembali ke Kantor Pelayanan Polres Mimika guna melaksanakan Apel Konsolidasi. Selama giat berlangsung situasi aman terkendali.
Seluruh barang bukti dan tujuh orang simpatisan KNPB masih diamankan di polres sedangkan dua orang yang mengalami luka masih dirawat di RSUD Mimika.
Hingga berita ini diterbitkan pihak terkait pimpinan TNI-Polri belum bisa memberilan keterangan kepada awak media di Timika.
Dedi Abakai.
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal