SATU UNIT RUMAH WARGA, LUDES DI LAHAP SI JAGO MERAH.

Timika Papua, mediadunianews .co - Tidak terlintas dibenak Dekius Romuty (47) warga jalan elang, Sabtu (22/09/18) sekira pukul 12.30 Wit, kalau rumahnya terbakar setelah anaknya Jongkir Romuti (6) hendak menyalakan kompor di dapur.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah Dekius menjelaskan kejadian bermula saat anaknya diduga membakar api pada sebuah kompor yang berada di dapur setelah selesai membuang

"saya tidak tahu kalau dia (Jongkir) ke dapur untuk bakar kompor, karena dia (anak saya) ini sebelumnya minta ke kamar mandi untuk buang air besar setelah buang air besar dia sempat kembali ke kamar dan kasih tahu kalau dia mau minum air, "kata Dekius usai kejadian, Sabtu (22/09/18).

Lanjut Dekius menjelaskan penyebab terjadinya kebakaran lantaran anaknya melihat ada kompor yang dberada didapur dan hendak membakar sumbu kompor tapi naasnya bukan sumbu yang dibakarnya melainkan api langsung dicelupkan kedalam lobang tangki penampungan minyak tanah sehingga terjadi ledakan.

Selanjutnya api semakin membesar dan mulai merembes ke kamar dan ruang tamu

" saya sempat lihat dan berteriak minta tolong ke tetangga kalau dapur terbakar dan tiba-tiba salah satu kompor meledak dan apipun mulai terbakar hingga menyambar ke lantai dua dibagian dapur,karena semuanya kan dari papan, "lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa, melihat api mulai besar wargapun mulai berusaha memadamkan api dengan mengambil air dan berusaha menyiram namun api bertambah besar sementara tetangga lainnya berusaha memanggil Damkar.

"Warga berusaha memadamkan api dan ada juga yang meminta bantuan ke damkar, "tambahnya.

Sekira pukul 13.05 WIT 3 unit mobil damkar tiba di TKP untuk memadamkan api bersama warga agar api tersebut tidak rembes ke rumah lainnya. Tidak berselang setengah jam api berhasil dipadamkan.

Dari peristiwa kebakaran ini kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah, dimana barang-barang dapur, serta ruangan dapur dan ruangan lantai dua habis. Beruntung dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Andi Suhidin ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut lantaran anaknya yang sedang bermain di dapur usai membuang air kecil, sedangkan sang ibu sedang berada dikamar melihat dapur terdapat nyala api yang besar.

Spontan korban langsung mengamankan anaknya yang sedang bermain di dapur dan meminta bantuan warga untuk memadamkan api, namun kondisi pada saat itu panas mengakibatkan api semakin membesar dan membakar rumah tersebut.

"Korban sedang berada didalam kamar, sedangkan anaknya sedang berada di dapur, tiba-tiba korban melihat ada api yang semakin besar dari arah dapur, "jelas Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Andi Suhidin kepada wartawan, Sabtu (22/09/18).

Hingga saat ini belum dipastikan berapa jumlah kerugian akibat kejadian tersebut, namun diperkirakan mencapai puluhan juta. " kata Kanit.

Dedi Abakai.
Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال