RBN-RI BERSAMA BM MPI AKAN TERUS KAWAL PENGAKTIFAN BEASISWA.

Mandailing Natal, mediadunianews.co - Ketua Resimen Bela Negara RI (RBN-RI)  Pusat, Nur Miswari Simanjuntak Bersama Ketua Brigade Mahasiswa Masyarakat Pancasila Indonesia (BM-MPI) Kabupaten Mandailing Natal Hambali, Melaksanakan Rapat untuk Kawal Rapat Anggaran Perubahan APBD 2018 Kab. Madina oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Madina dan Pemerintah Daerah Madina agar menampung kembali Anggaran Beasiswa Mahasiswa Berperestasi kurang mampu dalam Perubahan APBD 2018 dan Rencana APBD 2019.

Hal tersebut diungkap Nur Miswari kepada awak mediadunianews.co di kantor Kabiro mediadunianews.co di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Rabu (29/9/2018), Dimana Kami mendengar keluhan banyak mahasiswa dan Pelajar yang mengeluh, Sulitnya melanjutkan pendidikan.

Sehingga Minat dan bakat tidak tersalurkan yang disebabkan kondisi ekonomi yang merosot dan kurangnya perhatian pemerintah dalam menanggapi sumber daya manusia (SDM) Malah lebih mementingkan infrastruktur, "Ujar Nur Miswari

"Mengharapkan agar permohonan beasiswa itu di perjuangakan kembali, Bantuan beasiswa itu dicoret sejak dari APBD 2017,  padahal itu sudah berlangsung sejak tahun 2012, Nur juga mengatakan banyak mereka yang kuliah di Univ. Negeri di luar daerah begitu juga swasta belum tentu keluarga mahasiswa ini mampu semua, sehingga mereka sangat berharap dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi, "kata Nur Miswari Simanjuntak .

Ketua Brigade Mahasiswa Masyarakat Pancasila Indonesia (BM-MPI) Kabupaten Mandailing Natal,yang sering disapa Hambali juga menyampaikan kondisi ekonomi masyarakat di Madina banyak bergantung pada pertanian dan perkebunan, harga karet juga tidak stabil beberapa tahun ini sehingga membuat masyarakat kurang mampu berharap biaya kuliah terbantu dengan adanya program beasiswa ini.”DPRD Madina, seharusnya bukan lagi mencoret anggaran beasiswa justru menambah anggaran bukan hanya beasiswa mahasiswa program sarjana bahkan beasiswa mahasiswa pasca sarjana dan program mahasiswa S3 juga dibantu, "Katanya

Fahrizal sabdah Lubis.
Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال