Langkat, mediadunianews.co
- Bupati Langkat Bapak H. Ngogesa Sitepu, SH., menghadiri acara lomba
cipta menu pangan B2SA tingkat Kab. Langkat, diselenggarakan oleh Dinas
Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Langkat tahun 2018, di
Halaman Kantor Dinas Pertanian Kab. Langkat. Perlombaan B2SA diikuti
oleh ibu PKK Kecamatan Se Kabupaten Langkat, dimenangkan oleh Kec.
Bahorok sebagai juara I dengan nilai 850, Kec. Tanjung Pura juara II
dengan nilai 825, sedangkan untuk juara III didapatkan oleh Kec. Gebang
dengan nilai 800.
Sedangkan untuk harapan I Kec. Kuala, harapan II Kec. Besitang, harapan III Kec. pematang Jaya.
Kepada semua Intansi pemeritah maupun masyarakat Langkat dapat menjadi pelopor untuk mensosialisasikan menu makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), serta mampu memotivasi untuk berupaya dalam memberhasilkan program kecukupan pangan bagi masyarkat kabupaten Langkat.
Turut hadiri pada acara tersebut Ketua TP PKK Langkat Ny. Hj. Nuraidah Ngogesa, Ibu Bupati Langkat terpilih Ny. Tio Rita Terbit Rencana, sejumlah kepala SKPD, Camat se-Langkat, ketua TP PKK Kecamatan, pengurus kelompok tani, kelompok wanita tani se Langkat.
Pada bimbingan dan arahannya Bupati Langkat berharap dengan perlombaan ini, dapat mendorongan dan meningkatkan kreativitas masyarakat, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya mengkosumsi menu makanan B2SA. Adapun bahan pangan yang menjadi prioritas dalam program peningkatan ketahanan pangan adalah bahan pangan strategis dan bahan pangan yang menghasilkan unsur-unsur gizi, yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Yaitu padi atau beras menjadi fokus utama, selain kebutuhan yang terus meningkat harus diimbangkan dengan upaya meningkatkan produksinya, "ujar Bupati
Melalui program diversifikasi pangan, atau penganekaragaman pangan pemerintah berupaya untuk mencari berbagai alternative, bertujuan untuk mengurangi konsumsi terhadap bahan pangan pokok beras alternative tersebut, dengan menerapkan pola menu beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA). Serta dalam jumlah maupun mutunya, aman dikonsumsi dan tersedia secara merata dengan harga terjangkau serta berkelanjutan. Selanjutnya Bupati menambahkan agar, para kaum ibu-ibu memberi nasehat kepada suaminya agar berhenti merokok, karena berdampak buruk pada kesehatan. (26/07/2018). (H.M).
Editor : Edy MDNews 01.
Sedangkan untuk harapan I Kec. Kuala, harapan II Kec. Besitang, harapan III Kec. pematang Jaya.
Kepada semua Intansi pemeritah maupun masyarakat Langkat dapat menjadi pelopor untuk mensosialisasikan menu makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), serta mampu memotivasi untuk berupaya dalam memberhasilkan program kecukupan pangan bagi masyarkat kabupaten Langkat.
Turut hadiri pada acara tersebut Ketua TP PKK Langkat Ny. Hj. Nuraidah Ngogesa, Ibu Bupati Langkat terpilih Ny. Tio Rita Terbit Rencana, sejumlah kepala SKPD, Camat se-Langkat, ketua TP PKK Kecamatan, pengurus kelompok tani, kelompok wanita tani se Langkat.
Pada bimbingan dan arahannya Bupati Langkat berharap dengan perlombaan ini, dapat mendorongan dan meningkatkan kreativitas masyarakat, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya mengkosumsi menu makanan B2SA. Adapun bahan pangan yang menjadi prioritas dalam program peningkatan ketahanan pangan adalah bahan pangan strategis dan bahan pangan yang menghasilkan unsur-unsur gizi, yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Yaitu padi atau beras menjadi fokus utama, selain kebutuhan yang terus meningkat harus diimbangkan dengan upaya meningkatkan produksinya, "ujar Bupati
Melalui program diversifikasi pangan, atau penganekaragaman pangan pemerintah berupaya untuk mencari berbagai alternative, bertujuan untuk mengurangi konsumsi terhadap bahan pangan pokok beras alternative tersebut, dengan menerapkan pola menu beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA). Serta dalam jumlah maupun mutunya, aman dikonsumsi dan tersedia secara merata dengan harga terjangkau serta berkelanjutan. Selanjutnya Bupati menambahkan agar, para kaum ibu-ibu memberi nasehat kepada suaminya agar berhenti merokok, karena berdampak buruk pada kesehatan. (26/07/2018). (H.M).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Ekonomi
