Medan , MDNews - Terkait kasus penganiayaan Terhadap Ibu Netty Apriana Zendato (korban) yang telah di aniaya oleh BY (pelaku) Senin (20/11/2017) pukul 15:30 Wib Sore,
yang terjadi di Jl. Teladan Barat kelurahan medan kota kecamatan Medan
Kota, Korban minta polisi cepat ditangkap pelakunya. "Ujar Netty Kepada
wartawan Minggu (26/11/2017) siang.
"Awal kejadian ini, hanya gara-gara kunci rumahku bang, BY itu tetanggaku". Pada sore senin aku ajak anak-anak ku main-main di Taman Teladan, habis itu kami pulang, kebetulan Kunci Rumah kami ketinggalan di Gembok pintu rumah kami, rasaku lupa cabut karna buru-buru ke Taman Teladan.
Setelah itu pulanglah kami kerumah bersama anak-anakku dari Teladan, sudah itu sampai kerumah, aku merepet sama anakku yang paling besar ini, sampai aku pukul anakku yang besar ini karna Kunci rumah ketinggalan di Gembok, posisi BY ini duduk didepan Rumahnya, tiba-tiba BY datangin aku dipegang rambutku dan dijambaknya aku.
Habis itu ditumbuknya mulutku dan dilontarkan kata-kata "diam kau, kok merepet aja kerja kau" Dasar Nias! Sambil ditendangnya aku. Hingga bibirku berdarah, kaki aku memar dan pipiku merah bekas tamparan tangannya. sementara itu aku dalam berkandungan Hamil 4 bulan makanya aku takut melawan dia, "ujar Netty.
Beberapa menit kemudian kulaporkan BY ke polsek Medan Kota sesuai nomor STPL/1013/K/XI/2017/SU/POLRESTA
MEDAN/Sektor Medan Kota. Dan pihak kepolsian Polsek Medan Kota masih
menunggu saksi-saksi dari korban dan menyelidikin kasus ini.
Hal ini, Ketua Laskar Pemuda Nias (LPN), Pengalaman Laia SH, mengatakan kasus ini tidak boleh dibiarkan lama lama, karna pelaku tidak menghargai perempuan, di Tambahnya harus benar-benar serius pihak Kepolisian khususnya Polsek Medan Kota menanggapi masalah penganiayaan terhadap Ibu Netty Apriana Zendarato, "katanya.
Tambahnya, Harus secepat diproses dengan Hukum pelaku penganiayaan Ibu Netty, Supaya jangan pelaku nenganggap hebat dirinya melakukan hal itu, Dan harus cepat ditangkap pelakunya. "Tegas Ketua LPN Pengalaman Laia SH. (Ones).
"Awal kejadian ini, hanya gara-gara kunci rumahku bang, BY itu tetanggaku". Pada sore senin aku ajak anak-anak ku main-main di Taman Teladan, habis itu kami pulang, kebetulan Kunci Rumah kami ketinggalan di Gembok pintu rumah kami, rasaku lupa cabut karna buru-buru ke Taman Teladan.
Setelah itu pulanglah kami kerumah bersama anak-anakku dari Teladan, sudah itu sampai kerumah, aku merepet sama anakku yang paling besar ini, sampai aku pukul anakku yang besar ini karna Kunci rumah ketinggalan di Gembok, posisi BY ini duduk didepan Rumahnya, tiba-tiba BY datangin aku dipegang rambutku dan dijambaknya aku.
Habis itu ditumbuknya mulutku dan dilontarkan kata-kata "diam kau, kok merepet aja kerja kau" Dasar Nias! Sambil ditendangnya aku. Hingga bibirku berdarah, kaki aku memar dan pipiku merah bekas tamparan tangannya. sementara itu aku dalam berkandungan Hamil 4 bulan makanya aku takut melawan dia, "ujar Netty.
Beberapa menit kemudian kulaporkan BY ke polsek Medan Kota sesuai nomor STPL/1013/K/XI/2017/SU/POLRESTA
MEDAN/Sektor Medan Kota. Dan pihak kepolsian Polsek Medan Kota masih
menunggu saksi-saksi dari korban dan menyelidikin kasus ini.Hal ini, Ketua Laskar Pemuda Nias (LPN), Pengalaman Laia SH, mengatakan kasus ini tidak boleh dibiarkan lama lama, karna pelaku tidak menghargai perempuan, di Tambahnya harus benar-benar serius pihak Kepolisian khususnya Polsek Medan Kota menanggapi masalah penganiayaan terhadap Ibu Netty Apriana Zendarato, "katanya.
Tambahnya, Harus secepat diproses dengan Hukum pelaku penganiayaan Ibu Netty, Supaya jangan pelaku nenganggap hebat dirinya melakukan hal itu, Dan harus cepat ditangkap pelakunya. "Tegas Ketua LPN Pengalaman Laia SH. (Ones).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal
