Pedagang Pasar Kampung Lalang Tidak Di Perhatikan Pemerintah.

Medan , MDNews - Kondisi Jalan dan Drainase Jalan Kelambir V, Lingkungan IV, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal sangat memprihatinkan. Hal itu mungkin karena kurang perhatian dari pemerintah setempat. Jalan yang dimaksud sangat rusak parah dan Drainasenya tersumbat, sehingga jika hujan sedikit maka jalan tersebut akan digenangi air hingga setengah meter.

Bukan disitu saja, Jalan Kelambir V, Lingkungan IV ini juga terdapat Pasar Kampung Lalang. Jika hujan turun sebantar saja, maka dampaknya akan membuat ratusan pedagangan mengalami kesusahan dan kesulitan mencari rezekinya.

Pasalnya, jika kondisi jalan yang rusak ditambah ada air yang menggenang. Pastinya para masyarakat dan pembeli akan enggan untuk belanja di pasar Kampung Lalang ini.

Salah seorang pedagang mengaku bernama Butet kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya sudah berjualan kurang lebih 12 Tahun dipasar Kampung Lalang ini. Sebelum Jalan Kelambir V Dusun IV ini rusak. Rezeki yang dia dapatkan sangat tercukupi dan bahkan berlebih.

Namun, karena kondisi jalan yang rusak parah dan ditambah banyaknya air yang menggenang. Para pembeli yang berniat belanja semakin hari semakin berkurang. Dirinya menaruh harapan agar pemerintah, khususnya pihak kelurahan dan kecamatan untuk memperbaiki Drainase dan jalan yang rusak.

"Kondisi ini uda berjalan berkisar 6 bulanan, kondisi ini sangat mempengaruhi jumlah pembeli. Banyak para pembeli yang enggan berbelanja di Pasar Kampung Lalang ini. Semoga pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak ini," ujarnya menjelaskan.

Bukan disitu saja, bahkan Butet menduga bahwa air yang menggenang yang ada dibadan jalan dikarenakan kebocoran pipa air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi yang bocor.

"Saya heran, kenapa air yang menggenang dibadan jalan itu tidak kering-kering. Dulunya memang ada pipa PDAM yang bocor, takutnya pipa itu bocor lagi. Makanya airnya tidak kering-kering," ujarnya menduga.

Terpisah, Muhammad Ridho selaku Kepala Lingkungan IV ketika dikonfirmasi wartawan pada Rabu (18/10/2017) sore membenarkan bahwa sudah banyak pedagang yang mengeluhkan kondisi badan jalan yang rusak dan kerap terjadi banjir.

Namun dirinya mengaku bahwa pihak Kelurahan, kecamatan dan Dinas Perkim sudah meneken perjanjian bahwa badan jalan akan dibetonisasi.

"Saya sudah menandatangani surat dari Dinas Perkim Kota Medan bahwa Badan Jalan Kelambir V sampai dengan perbatasannya (rel kereta api) akan dibetonisasi. hanya saja saya belum bisa memastikan kapan jalan ini akan dibetonisasi. Saya harapkan agar masyarakat dan pedagang untuk bersabar," ujarnya.

Mengenai kondisi banjir yang kerap terjadi jika turun hujan, Kepling mengaku bahwa hal itu sudah mulai berkurang sejak beberapa hari belakangan ini. 

"Memang dua bulan belakangan ini kerap terjadi banjir (jalan tergenang air) jika hujan turun, namun hal itu sudah berkurang setelah selesainya gorong-gorong yang dibuat di Jalan Kelambir V ini," ujarnya.

Kepling mengakui bahwa Drainase yang ada dilingkungannya sebenarnya masih efektif. Cuma dikarenakan adanya Drainase di lingkungan I dan III yang belum diperbaiki (rehab), sehingga hal itu jadi berdampak kelingkungan IV.

"Drainase yang ada dilingkungan IV sudah dilakukan perbaikan (pengorekan) tapi Drainase yang ada di Lingkungan I dan III belum dilakukan pengorekan. Jadi air tidak bisa mengalir ke sungai, makanya masih kerap terjadi banjir dilingkungan IV atau Lingkungan Pasar Kampung Lalang. Semoga ditahun ini segala permasalahan ini segera selesai," harapnya.

Pantauan wartawan dilokasi, meskipun sudah beberapa hari lokasi tidak diguyur hujan. Namun masih ada juga air yang menggenang dikarenakan jalan yang berlubang-lubang. Bukan disitu saja, jalan yang rusak parah ini juga kerap menjadi musibah bagi para pengendara. Misalnya terjatuh dan sebagainya. (Zato).
 
Editor : Edy MDNews 01.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال