![]() |
| Istri Almarhum AIPTU Martua Sgalingging , 2 dari kiri pakai baju Hitam. |
Padangsidmpuan , MDNews Berita meninggalnya Aiptu Martua Sigalingging (49)
korban tewas Minggu (25/62017) dini hari akibat diserang teroris saat
melaksanakan tugas di Mapoldasu membuat seluruh keluarga dan juga warga
sekitar histeris karena terkejut antara percaya dan tidak percaya.Istri korban Mianna br Manalu (49) kepada wartawan di rumah duka mengatakan dia berkomunikasi dengan korban terakhir pada hari sabtu(24/06) sekitar pukul 23.00 Wib (malam minggu) dan korban sempat berpesan kepada istrinya untuk menjaga anak-anak mereka. Adapun diketahui jumlah anak korban ada 9 orang.
Dari informasi yang diperoleh dari Poldasu kepada pihak keluarga,Almarhum akan dinaikkan pangkatnya menjadi IPDA (anumerta) dan jenazah akan diberangkatkan dari Poldasu Minggu (25/6) sekitar pukul 17,00 wib ke rumah duka di Jalan Abdul Gani Siregar,Lingkungan I Kelurahan Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan penguburan belum bisa ditentukan namun ada kemungkinan penguburan di kampung orangtuanya di Kisaran.
Istri almarhum mengatakan terakhir mereka bertemu dengan suaminya pada hari Rabu (22/6)kemarin, dan itulah terakhir dianya membereskan pakaiannya semua sebelum Mianna pulang ke Padangsidimpuan. "Saya disuruh datang ke Medan karena dia gak boleh pulang ke Padangsidimpuan dan kerja terus mengingat hari Raya Idul Fitri.Ada kian rencana almarhum mau pindah kembali ke Polres Tapsel sesudah lebaran,rupanya dia pinda selamanya pas dihari lebaran ini " Ujar istri almarhum dengan linangan air mata.
Pantauan dirumah almarhum warga berganti silih menyalami keluarga mengingat sewaktu bertugas di Polres Tapanuli Selatan,almarhum dikenal luwes, mudah bergaul dan penceria di masyarakat.
Sebagaimana berita dari Mapoldasu telah terjadi serangan teroris di Markas Poldasu Minggu (25/6) dini hari yang mengakibatkan 1 orang anggota jaga meninggal dibunuh anggota teroris bernama Martua Sigalingging,informasinya penyerangan itu dilakukan dua orang pelaku, tepatnya di Pos Jaga Pintu 3 atau biasa disebut pintu keluar Mapolda Sumut. Adapun pelakunya dua orang, Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat yakni Ardi dan satu orang hidup yakni Sawaludin Pakpahan. Keduanya diduga teroris yang berafiliasi dengan ISIS.
Penulis: JHZ.
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal
