![]() |
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo di kepemimpinan Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., terus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karo, pertemuan ini digelar Rabu, 28 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Tampak Sebayang Lantai II Kantor Bupati Karo, Jalan Letjend Djamin Ginting, nomor: 17, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Rapat HLM bersama Tim TPID Kabupaten Karo ini dibuka oleh Sekdakab. Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., serta diisi dengan pemaparan materi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Karo, Perum Bulog, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Pertanian Kab. Karo.
Tujuan Pertemuan rapat Koordinasi HLM tersebut, bertujuan untuk membahas perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan, kelancaran distribusi komoditas strategis, serta langkah-langkah konkret dalam memperkuat pengendalian inflasiigh Kabupaten Karo.
Dalam rapat koordinasi TPID tersebut, sejumlah rencana tindak lanjut menjadi perhatian bersama, di antaranya pemutakhiran data produksi dan kebutuhan bahan pangan dengan mengacu pada prinsip 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Selain itu, TPID mendorong penguatan kerja sama dengan distributor dan kelompok tani guna mengoptimalkan distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara berkala untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
Adapun langkah strategis lainnya meliputi pengaturan pola tanam secara terstruktur, pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak), monitoring dan evaluasi terhadap komoditas pangan, serta peningkatan pengawasan terhadap barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya.
Selanjutnya Penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), baik melalui skema Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B, juga menjadi salah satu upaya mendorong untuk menjaga kesinambungan pasokan dan kelancaran distribusi komoditas pangan.
Sedangkan TPID, juga turut mendorong peningkatan produksi komoditas pangan strategis, penambahan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, serta peningkatan intensitas koordinasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), guna mengantisipasi potensi kenaikan harga dan gangguan pasokan.
Melalui pelaksanaan High Level Meeting ini, Pemkab. Karo bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Upaya tersebut diharapkan mampu mengendalikan laju inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karo.
Turut hadir dalam acara rapat koordinasi High level Meeting tersebut, Letda CKM Juana Kaban, A.Md.Kep., Danton Kes. 125, Ipda Martan Sitepu, Kanit Tipideksus Polres Karo, Anderiasta Tarigan, A.P., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan; Dr. Drs. Eddi Surianta, M.Pd., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat; Tutut Tiana, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, M. Aqshal Azdkia, Koordinator Distribusi Beras Perum Bulog Kantor Cabang Karo, Oliver Bobby R. Simarmata, SST., M.Si., Kepala BPS Kabupaten Karo; serta perwakilan perangkat daerah terkait lainnya.
(Bangunta Sembiring - Diskominfo Kab. Karo).
