![]() |
Penyaluran bantuan tersebut berupa selimut tidur, perlengkapan mandi dan cuci, serta makanan ringan (snack) untuk anak-anak dan juga gula bubuk teh dan kopi. Penyerahan bantuan disambut antusias oleh para pengungsi yang saat ini masih di lokasi pengungsian.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang langsung dengan warga. Ia memberikan dukungan moril serta menyampaikan empati kepada masyarakat yang harus meninggalkan rumah akibat terdampak abu vulkanik Gunung api Sinabung.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri melalui program Bhayangkari Peduli kepada masyarakat yang terdampak erupsi Sinabung. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga selama berada di pengungsian,” Ujar Kapolres Karo.
Selanjutnya, Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H.,S.I.K.,M.Si., juga menegaskan, jajaran Polres Karo bersama TNI, BPBD dan instansi terkait akan terus memastikan keamanan, kenyamanan serta kebutuhan warga selama berada di lokasi pengungsian.
“Kita berharap aktivitas Gunung Sinabung segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah dan menjalani aktivitas secara normal. Namun selama kondisi belum memungkinkan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas kita,” Katanya.
Lanjutnya, Kapolres Karo, juga mengingatkan warga agar tidak kembali ke wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona merah atau berbahaya sebelum adanya arahan resmi dari pihak berwenang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak kembali ke zona merah terlebih dahulu. Tetap berada di tempat yang aman dan menunggu arahan resmi dari PVMBG serta pemerintah. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan,” Pungkas Kapolres Karo.
(Bangunta Sembiring).
