Barusjahe - Media Dunia News.id.
Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan kegiatan dalam berupaya melestarikan Restocking (lingkungan) Ekosistem dan Tingkatkan Kesejahteraan masyarakat dengan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketapang) Kab.Karo.
Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp. OG., M.Kes., menghadiri acara penebaran benih ikan nila, kegiatan ini dilaksanakan berlangsung pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, di perairan umum (embung) Desa Talimbaru, Kecamatan BarusJahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Dalam melaksanakan kegiatan Restocking tersebut Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., bersama sejumlah perangkat daerah terkait.
Kegiatan penebaran benih ikan nila di perairan umum (embung) desa Talimbaru ini, yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo ini, merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan sekaligus meningkatkan populasi ikan di perairan umum.
Disaat kegiatan Restocking penebaran benih Ikan Nila di perairan umum (Embung) di Desa Talimbaru ini, yang memiliki area seluas sekitar 4 (Empat) hektare, dengan penebaran benih ikan nila sebanyak 58.003 (Lima puluh delapan ribu tiga) ekor, dengan sebesar berukuran 5–8 (Lima sampai delapan) cm.
Pada saat menghadiri kegiatan Restocking tersebut, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP. OG.,M.Kes., juga menyampaikan bahwa tujuan kegiatan penebaran benih ikan ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman ekosistem hayati serta meningkatkan stok ikan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan penebaran benih ikan nila ini, kita berharap dapat menjaga kelestarian sumber daya ikan di perairan umum sekaligus meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat meningkat serta potensi perikanan dan pariwisata di Desa Talimbaru dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Bupati Karo.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan nantinya dapat meningkatkan hasil tangkapan masyarakat, mendorong peningkatan produksi dan konsumsi ikan di Kabupaten Karo, serta melestarikan budaya masyarakat Karo yaitu : “Ndurung”.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Karo juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan dengan tidak melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang merusak seperti listrik, racun maupun bahan peledak, agar ekosistem perairan tetap terjaga dan populasi ikan dapat terus berkembang," Pungkasnya Bupati Karo.
(Bangunta Sembiring).
