Bupati Karo bersama Dandim 0205/TK, Dukung Penuh Percepatan Pemetaan Lahan, Aset, dan Bangunan KDKMP di Kabupaten Karo

 

Karo - Media Dunia News.id.

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pemetaan lahan, aset, dan bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karo. Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Jumat 07 November 2025, di Aula Kantor Bupati Karo, Jalan Letjend Jamin Ginting,  nomor : 17, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kegiatan percepatan pemetaan lahan, aset,bangunan KDKMP, Pemerintah Kabupaten Karo juga menegaskan dan menyatakan komitmennya untuk mempercepat langkah menuju operasionalisasi koperasi tersebut.

Hal ini, juga disampaikan Bupati Karo, Antonius Ginting, usai  pertemuan rapat Pemetaan Aset, Lahan, dan Bangunan KDKMP,
pada hari dan tanggal itu juga, yang berlangsung dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo.

Kegiatan rapat percepatan pemetaan aset dan bangunan KDKMP ini, juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Panel Barus, Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol Inf. Robert Panjaitan, Sekdakab Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, STP., MM., para kepala OPD, Camat, serta pengurus KDKMP se-Kabupaten Karo.

Bupati Karo, Antonius Ginting, juga menyampaikan langkah awal percepatan dilakukan melalui penyediaan lahan agar pembangunan sarana operasional koperasi dapat segera dimulai.

 “Kita dorong agar lahan tersedia sehingga tim percepatan bisa langsung membangun bangunan atau gerai koperasi. Setelah itu baru diterapkan konsep digitalisasi koperasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan jalan baru guna meningkatkan ekonomi rakyat, yang digagas oleh Presiden Republik indonesia bapak Prabowo Subianto.

 “ HaI ini langkah konkret yang sangat dibutuhkan daerah berbasis pertanian seperti Tanah Karo. Kami akan jalankan perintah Presiden Republik Indonesia secara optimal, agar koperasi bisa segera beroperasi dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjutnya, Bupati Karo, Antonius Ginting, juga menjelaskan bahwa saat ini telah diterbitkan dua Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia terkait koperasi, termasuk Inpres terbaru tentang percepatan pembangunan fisik gerai, gudang, dan sarana pendukung bisnis koperasi," Lanjutnya Bupati Karo.

Selain itu, Pemkab Karo, melalui Bupati Karo, Antonius Ginting, juga akan menyiapkan tim yang bekerja bersama dengan Babinsa dan aparatur desa agar pendataan aset berjalan sesuai target.

“Kami akan menyiapkan tim yang bekerja bersama Babinsa dan aparatur desa agar pendataan berjalan sesuai target,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop dan UKM, Panel Barus, juga menekankan pentingnya pengumpulan data tanah secara cepat dan akurat sebagai dasar pembangunan infrastruktur bisnis koperasi di desa.

 “Kita ingin data tanah yang bersih, jelas, dan bisa dijadikan dasar pembangunan ekonomi desa. Ini harus jadi gerakan bersama lintas sektor,” ujarnya Panel Barus.

Setelah itu, Panel Barus, juga menjelaskan, Kemenkop menargetkan 50 % (Lima puluh) persen data tanah di Kabupaten Karo, terkonsolidasi pada Februari 2026, dengan fokus pada 269 desa dan kelurahan. Ia juga menilai percepatan ini penting untuk mendukung arahan Presiden Republik Indonesia agar penataan lahan, aset, bangunan koperasi KDKMP desa rampung sebelum akhir Januari 2026.

“Babinsa dan aparat desa adalah ujung tombak. Mereka paling memahami kondisi wilayahnya,” tegas Panel Barus, seraya menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI akan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan Koperasi Merah Putih di Karo.

Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol Inf. Robert Panjaitan, juga menyampaikan dan memastikan seluruh jajaran Babinsa yang ada di Kabupaten Karo, mendampingi perangkat desa dan kelurahan dengan jumlah 259 desa, ditambah 10 kelurahan, total keseluruhan 269, desa dan kelurahan, dalam 17 Kecamatan di Kabupaten Karo, siap mendampingi pendataan di lapangan.

“Babinsa akan terlibat langsung mendampingi perangkat desa agar data tanah dan aset, bangunan koperasi Merah Putih benar-benar terpetakan dengan baik,” ujarnya.

   (Bangunta Sembiring).

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال