TERKAIT PEMASANGAN BALIHO YANG MENCATUTKAN NAMA TIGA DESA DI SEBERIDA DIDUGA KUAT SEBAGAI PROVOKATOR


INHU (RIAU), Mediadunianews.id -  Pemasangan baliho oleh orang yang tidak dikenal di jalan lintas timur km 252 Simpang PT NHR ,Desa Seberida,Kecamatan Batang Gansal ,Kabupaten Indragiri Hulu baru-baru ini dinilai membuat keresahan ditengah- tengah masyarakat.

Dimana, jelas tertulis di  baliho tersebut bahwa oleh karna penggalian /penutupan jalan menuju ke PT Nikmat Halona Reksa (NHR) tersebut mengganggu aktivitas masyarakat.

Menanggapi hal tersebut , Baharudin(58) kepada mediadunianews.id seorang tokoh Masyarakat Desa Seberida menyatakan bahwa apa yang di tuduhkan oleh isi baliho tersebut adalah sangat tidak benar dan diduga kuat adalah upaya mengadu domba antar warga(provokator).Senin (6/11/2023)

Baharudin berharap kepada aparat kepolisian   agar segera mencari tau serta menangkap  pelaku/pemasang baliho tersebut. Dimana kata Baharudin bahwa penutupan jalan oleh Pemilik lahan dan serikat Pekerja beberapa waktu yang lalu tidak sama sekali mengganggu aktivitas masyarakat termasuk anak sekolah yang hendak lewat.

" Terkait isi baliho tentang penutupan dan penggalian jalan menuju PT .Nikmat Halona Reksa (NHR) tersebut tidaklah benar kalau mengganggu aktivitas warga." kata Baharudin dengan nada kecewa karna isi baliho tersebut.

Bukan hanya pemasangan baliho  ,Baharudin juga membantah atas berita yang di rilis melalui Media Riaupagi.com ,Minggu(5/11/2023)dimana Father Sianturi sebagai Nara sumbernya yang menyatakan bahwa  penutupan jalan PT NHR  oleh Serikat dan pemilik lahan menghambat orang beribadah.  Menurutnya itu tidak benar.

" Sekali lagi saya   sampaikan bahwa aktivitas warga termasuk  ibadah tidak pernah tergangggu oleh karna portal tersebut . Kami mewakili masyarakat agar Father Sianturi segera di tangkap. Karna dia mengadu domba warga ." Lanjut Baharudin dengan geram

Bukan hanya Baharudin (tokoh Masyarakat Desa Seberida) , Tokoh Masyarakat Desa Belimbing(Sumaji /43) , dan Tokoh Pemuda Desa Penyaguhan (Indriansyah /27)  juga mengatakan hal yang sama bahwa mereka mengutuk keras adanya dugaan atau upaya adu domba yang dimainkan oleh oknum.

"Kami juga berharap agar pihak kepolisian segera mencari tau siapa dibalik pemasangan baliho tersebut yang memicu keresahan ditengah- -tengah masyarakat." Ujar Sumaji

Di tempat terpisah ,media ini mencoba konfirmasi kepada kepala Desa Seberida RS melalui telfon selulernya di no 0812.7527.****. Namun sampai berita ini diekspos tidak ada jawaban. (A Giawa)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال