Chip Kapal Simeulue, Di temukan di Sekitar Pelabuhan Lama, Kelurahan Pasar Telukdalam Sudah Tak Bernyawa

Nias Selatan, mediadunianews.com - Mayat Laki-laki berinisial”IN” (45 th) yang merupakan Chip kapal Simeulue, warga Dusun IV Jl. Perjuangan III Kelurahan Sigara-gara Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, ditemukan di sekitar Pelabuhan lama Kelurahan Pasar Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Rabu (19/10/2022), sekira pukul 16.30 WIB.


Hal ini disampaikan oleh  Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan, SH, SIK, MM melalui Bintara Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Nias Selatan Briptu Jaka Royatno Purba seperti dikutip dari Press release yang di share di WA grup Humas Polres Nias Selatan, Rabu (19/10/2022) pukul 21.59 WIB, bahwa telah ditemukan mayat seorang laki-laki “IN” (45 th) yang merupakan Chip kapal Simeulue.



Kronologis kejadian berdasarkan keterangan dari saksi berinisial “HP” yang merupakan Kapten kapal, bahwa Pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2022 sekitar pukul 05.00 subuh, bangun dari tidurnya, kemudian ia keluar dari kamar tidur untuk berolahraga, ungkap Jaka Royatno Purba


Dan sekira pukul 07.30 WIB, Kapten mengumpulkan seluruh ABK untuk sarapan pagi. Namun korban an. NI yang merupakan Chip kapal, tidak berada disekitar kapal. Selanjutnya Kapten memerintahkan ABK kapal untuk mencari korban di Seputaran Pelabuhan Baru Teluk Dalam, namun tidak di temukan juga.” Ujarnya


Kemudian sekira pukul 15.40 wib Personil Polres Nias Selatan mendapat informasi dari Saksi an. IS bahwa adanya seorang mayat laki-laki yang tidak diketahui identitasnya tenggelam di laut pinggir pantai Pelabuhan baru Teluk Dalam.


Piket Satfung Personil Polres Nias Selatan bersama dengan Personil Sat Reskrim Polres Nias Selatan langsung bergerak menuju TKP, dan menemukan benar bahwa adanya mayat seorang laki-laki yang tenggelam di laut pinggir pantai pelabuhan baru Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan, ungkap Jaka.


Dari olah TKP dan pemeriksaan Dokter, tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan. Dimulut korban ditemukan berbuih disebabkan karena banyaknya air laut yang masuk kedalam mulut korban sehingga korban murni dinyatakan meninggal dunia dikarenakan tenggelam, jelasnya.


“Saat ini mayat korban sudah di serahkan kepada pihak Kapal Simeulue untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban yang berada di Kota Medan. Pihak keluarga korban juga tidak merasa keberatan dan tidak akan menuntut atas meninggalnya IN dan tidak di lanjutkan ke proses hukum karena kematian korban tidak dikarenakan tindak pidana”, tegas Jaka. (Marbul).

Editor : Edy MDNews 01

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال