BTPKLWN-TNI TA 2022, Babinsa Koramil 04/Lahusa, Lakukan Pendataan Langsung Ke Setiap Desa

Nias Selatan, mediadunianews.com - Babinsa Kecamatan Susua Koramil 04/Lahusa Kabupaten Nias Selatan, Krismari Hulu dan Herianto Manurung mendatangi setiap desa di wilayah Kecamatan Susua untuk mendata masyarakat yang layak dan yang berhak menerima dana bantuan dagang yang diperuntukan kepada pedagang kakilima, warung, dan nelayan. Senin (21/03/2022)

Pada kesempatan itu, Babinsa Kecamatan Susua, Krismari Hulu dan Anton Manurung menjelaskan kepada kepala desa dan beberapa masyarakat tentang kriteria yang masuk dan layak sebagai penerima dana BTPKLWN-TNI TA. 2022. "Masyarakat yang memiliki dagangan kakilima, warung, dan nelayan, apabila itu sudah memenuhi maka yang harus dilengkapi oleh calon penerima dana bantuan yaitu, Kartu Keluarga (KK), KTP, dan Foto dagangan yang orangnya/pemiliknya nampak dan jelas." Jelas Babinsa

Saat Babinsa berada di lokasi Desa Bintang Baru, Babinsa menyempatkan diri membantu salah seorang masyarakat yang sakit yang turun dari kendaraan dan dibawa masuk kerumah pak kades bintang baru, Faowanema Laia, Babinsa mengatakan kepada awak media "kita sebagai sesama manusia harus saling tolong menolong, apalagi ini adalah sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggungjawab kami sebagai Babinsa." Imbuh Babinsa


Terpisah, di Desa Hiliorahua juga Babinsa memaparkan dan menjelaskan kepada kepala desa Faanoli Buulolo dan beberapa masyarakat yang hadir pada saat itu terkait bantuan dana bagi masyarakat pedagang kakilima, warung, dan nelayan.

Kepala desa pada saat itu sangat mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan dari Babinsa Koramil 04/Lahusaa. "Kades Hiliorahua, Faanoli Buulolo sangat berterimakasih kepada Babinsa Kecamatan Susua yang dimana dengan langsungnya Babinsa turun kelapangan atau desa maka masyarakat tau bahwa bantuan ini bukan yang dibuat-buat oleh pemerintah desa, dan masyarakat juga tau apakah dia layak atau tidak menerima bantuan tersebut sebagai tambahan modal dagangannya." Pungkas kades Faanoli Buulolo

Salah seorang masyarakat desa hiliorahua yang memiliki warung mengatakan terimakasih banyak kepada pak Babinsa yang sudah membantu kami masyarakat kecil ini untuk diusulkan sebagai penerima bantuan perdagangan, dan semoga apa yang diberikan kepada kami nantinya bisa menjadi tambahan modal usaha dagangan kami kedepan apabila terkabulkan." Tutur seorang masyarakat

Selanjutnya, Babinsa menyempatkan untuk melihat titik gantung atau jembatan gantung sungai soi yang menghubungkan desa Hiliorahua dengan desa hiliadulo Soi Kecamatan Susua Kabupaten Nias Selatan, mereka mendengarkan informasi dari beberapa masyarakat bahwa jembatan gantung sungai soi yang selama ini aman dan nyaman dilewati oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki, sekarang sudah tidak bisa lagi.

H. Manurung saat dikonfirmasi oleh awak media di ujung jembatan gantung sungai soi mengatakan " jembatan gantung ini sangat memprihatinkan, yang dimana dengan keadaan jembatan seperti ini bisa mencelakai pelintas, apalagi kalau pendatang yang baru masuk di wilayah ini yang belum tau keadaan dan situasi jembatan gantung ini, sudah pastinya akan membuat pelintas roda dua dan pejalan kaki bisa celaka dan jadi korban." Ucap Babinsa H. Manurung

Harapnya, semoga titik gantung/jembatan gantung sungai soi ini bisa menjadi perhatian utama pemerintah desa, dan daerah, karena yang melintasi ini bukan hanya masyarakat, pedagang, namun siswa SD, SMP, dan SMK, dan demi mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara serta kelancaran dagangan masyarakat untuk meningkatkan penghasilan masyarakat setempat." Tutupnya.  (Marbul)

Editor : Edy MDNews 01

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال