Kota Agung, mediadunianews.com - Lagi dan lagi perbuatan tidak terpuji di tunjukkan oleh seorang oknum kepala desa (Pekon) terhadap Awak media, sehingga membuat seorang wartawan merasa takut dan masih trauma. Selasa (02/11/2021).
Menurut keterangan Korban (Helmi Efendi) yang berprofesi sebagai seorang wartawan dan sebagai kepala biro dari media. Bahwa keperluannya pada hari Minggu petang sekira pukul 18:30(Ba'da Maghrib) tanggal 31-10-2021.Dengan niat ingin bersilaturahmi dengan Kepala Pekon TIKHOM yakni bp IRFAN sekaligus ingin menanyakan perihal Proposal MoU langganan media di pekon Tikhom kecamatan Pematang Sawa.
Helmi sengaja ingin bersilaturahmi pada hari libur kerja, mengingat Kepala Pekon TIKHOM tidak bisa di temui di rumahnya bila bukan hari libur. Di karenakan Rumah Kepala Pekon berada di Kota Agung sementara Kantor Kepala Pekon TIKHOM ada di seberang laut kecamatan Pematang Sawa. .Helmi sendiri berdomisili di kota agung. Itulah yang yang menjadi pertimbangan Helmi.
Namun betapa terkejut dan terheran-heranya Helmi ketika sampai di depan pintu rumah pak Kakon, ucapan salamnya di sambut dengan gebrakan meja dengan keras sambil mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Sehingga dia merasa ketakutan.
" Waduh bg ,,aneh saya bang melihat tingkah laku pak Kakon IR tadi itu, karena ketika saya ucapkan salam bukan jawaban salam yang saya terima melainkan gebrakan meja dengan keras, dan juga marah marah dengan kata-kata tidak pantas,"terang Helmi.
Helmi menambahkan bahwa ia sempat menanyakan kepada istri pak Kakon, Perihal mengapa pak Kakon kok tiba-tiba marah.
"Kak kenapa kak, kok abang marah marah dan ngamuk bahkan ngusir saya dengan nada keras seperti itu?. Ya,dek mending kamu pergi saja, abang mu lagi naik tensi darahnya,"tiru helmi.
Dengan adanya arogansi oknum kepala pekon Tikhom tersebut, Helmi berharap agar pemerintah terkait dapat melakukan tindakan yang di perlukan. Supaya tidak ada lagi oknum-oknum yang lain di kemudian hari yang selalu arogan.
" Harapan saya kejadian ini bisa di tindaklanjuti oleh pemerintah terkait agar di kemudian hari tidak ada lagi oknum-oknum yang lain, berbuat arogan juga, " Harap Helmi. (FIRWANTO)
Editor : Edy MDNews 01