"Marni Hati laia (28) yang sekarang ini tinggal di jalan makmur seorang janda yang sehari harinya bekerja sebagai pembantu jualan gorengan di jalan srigunting berjuang demi untuk bertahan hidup anaknya.
Janda ini, di ketahui di telantarkan oleh suaminya kurang lebih tiga tahun terpaksa meninggalkan anaknya di rumah dan menggembok rumah agar ia dapat bekerja untuk memenuhi kebutuhan anaknya yang tiga orang tersebut, aku takut terjadi sesuatu buat anak anakku, "ungkapnya pilu
Lanjut; Marni Hati laia mengatakan kepada ketua Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera"suaminya sering kasar dan tidak pernah memberikan gajinya kepadanya bahkan untuk hidup sehari hari kami kadang tidak makan sangat terancam memang pak, "ucpanya
Marni hati berharap kepada Pemerintah agar anak-anaknya yang tiga orang dapat bersekolah kedepannya dan juga berharap supaya pemerintah dapat membantunya dengan serius agar hidup saya dan anak saya tidak terancam seperti ini lagi.tutupnya
"Uba Pasaribu ketua Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera meminta kepada pemerintah agar keluarga ini segera di intervensi Pemko Medan.ucapnya. (IG/Red)
Editor : Edy MDNews 01
