Sidikalang, MediaDuniaNews.com - " Penerima PKH ( Program Keluarga Harapan ) tidak bisa bertambah lagi kecuali ada penerimaan secara Nasional " demikian penjelasan Kurnia br Tambunan , Koordinator wilayah pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) , Selasa ( 13/08/2019 ) di Dinas Sosial Pemkab.Dairi yang didampingi Kabid.Perlindungan Jaminan Sosial, DRS.Marsius Sitirus M.S.i dan Bahtera Sigalingging, selaku pendamping Kabupaten Dairi.
Menurut Kurnia , jumlah penerima PKH di Kabupaten Dairi adalah sebanyak 9.668 orang yang tersebar dibeberapa Desa dan di 15 Kecamatan Kabupaten Dairi .
Sebagai koordinator yang menaungi 7 Kabupaten Sumut termasuk Kabupaten Dairi, Kurnia mengatakan, Program Keluarga Harapan diperuntukan untuk keluarga yang kurang mampu, jadi jika ada termasuk keluarga kurang mampu maka, bisa menerima bantuan PKH.
“PKH merupakan keluarga miskin dan yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, rastra, bantuan lanjut usia, Penyandang Disabilitas dan bantuan yang lainnya. Artinya kalau sudah masuk PKH , otomatis berhak menerima bantuan, "ujarnya.
Lebih lanjut Kurnia mengatakan kalaupun jumlah penerima PKH berkurang, tetap saja tidak bisa ditambah , kecuali kalau ada penerimaan secara nasional.
Terkait tugas para pendamping PKH , Kurnia Tambunan menjelaskan bahwa tugas pokok pendamping adalah, mempersiapkan program meliputi kegiatan yang dilaksanakan sebelum pembayaran pertama diberikan kepada peserta PKH, yang terdiri dari sosialisasi PKH tingkat kecamatan, yang meliputi koordinasi kepada pihak kecamatan, kelurahan. Menyelenggarakan pertemuan awal dengan seluruh calon peserta PKH.
“Pendamping tidak punya wewenang untuk menentukan siapa yang bisa menjadi penerima PKH atau tidak dan tidak bisa mencampuri masalah siapa saja yang berhak atau tidak berhak sebagai penerima PKH, "ujar Kurnia.
Ketika dipertanyakan masalah Lebelisasi ( Stiker atau Cat ) yang dilengketkan di setiap rumah penerima PKH, Kurnia Tambunan mengatakan sudah berkali - kali menganjurkan agar Stiker atauoun Cat dilengketkan disetiao ruma penerima PKH.
" Pihak kami hanya bisa sebatas menganjurkan, namun keputusan tetap di tangan masing - masing Daerah, "ujarnya. ( nining )
Editor : Edy MDNews 01
Menurut Kurnia , jumlah penerima PKH di Kabupaten Dairi adalah sebanyak 9.668 orang yang tersebar dibeberapa Desa dan di 15 Kecamatan Kabupaten Dairi .
Sebagai koordinator yang menaungi 7 Kabupaten Sumut termasuk Kabupaten Dairi, Kurnia mengatakan, Program Keluarga Harapan diperuntukan untuk keluarga yang kurang mampu, jadi jika ada termasuk keluarga kurang mampu maka, bisa menerima bantuan PKH.
“PKH merupakan keluarga miskin dan yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, rastra, bantuan lanjut usia, Penyandang Disabilitas dan bantuan yang lainnya. Artinya kalau sudah masuk PKH , otomatis berhak menerima bantuan, "ujarnya.
Lebih lanjut Kurnia mengatakan kalaupun jumlah penerima PKH berkurang, tetap saja tidak bisa ditambah , kecuali kalau ada penerimaan secara nasional.
Terkait tugas para pendamping PKH , Kurnia Tambunan menjelaskan bahwa tugas pokok pendamping adalah, mempersiapkan program meliputi kegiatan yang dilaksanakan sebelum pembayaran pertama diberikan kepada peserta PKH, yang terdiri dari sosialisasi PKH tingkat kecamatan, yang meliputi koordinasi kepada pihak kecamatan, kelurahan. Menyelenggarakan pertemuan awal dengan seluruh calon peserta PKH.
“Pendamping tidak punya wewenang untuk menentukan siapa yang bisa menjadi penerima PKH atau tidak dan tidak bisa mencampuri masalah siapa saja yang berhak atau tidak berhak sebagai penerima PKH, "ujar Kurnia.
Ketika dipertanyakan masalah Lebelisasi ( Stiker atau Cat ) yang dilengketkan di setiap rumah penerima PKH, Kurnia Tambunan mengatakan sudah berkali - kali menganjurkan agar Stiker atauoun Cat dilengketkan disetiao ruma penerima PKH.
" Pihak kami hanya bisa sebatas menganjurkan, namun keputusan tetap di tangan masing - masing Daerah, "ujarnya. ( nining )
Editor : Edy MDNews 01
Tags
Daerah
