Medan, MediaDuniaNews.com - Seorang Balita berusia 1 tahun 2 bulan yang bernama Aidin Gibran Ramadhan terbaring tak sadarkan diri diruang ICCU anak RSU Imelda Pekerja Indonesia (IPI) sejak Rabu 31/07/2019 hingga saat ini dikarenakan sakit yang menurut keterangan dari keluarga awalnya sang balita tersebut muntah-muntah disertai mencret dan kondisinya kesehatannya pun semakin buruk, lantas keluarga melarikannya keRSU IPI Medan, setelah ditangani Tim Medis Instalasi Gawat Darurat (IGD), Aidin diharuskan mendapat rawatan intensif diruang ICCU anak.
Masalah mulai timbul, Keluarga Aidin terlihat sangat panik dan bingung kemana harus mencari biaya petawatan sang buah hati tersebut, sementara pihak RSU IPI memberikannya waktu 3x24 jam kepada keluarga agar segera mengurus BPJS KESEHATAN, supaya biaya rawatan Aidin bisa dicover oleh BPJS kesehatan.
Pada Jumat 02/08/2019 keluarga mencoba mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan jl.Karya Ujung Karang Berombak, namun ditolak oleh security alasannya harus mendaftar BPJS Kesehatan mandiri yang 14 hari baru aktif, sementara waktu yang diberikan RSU sudah mencapai masa akhir toleransi.
Masih dihari yang sama salah seorang keluarga Aidin yang juga awak media mencoba menghubungi Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Kesehatan Bapak Suprianto via telepon, dari hasil komunikasi yang berlangsung ternyata Aidin bisa dibuatkan BPJS Kesehatan yang langsung aktif dan bisa digunakan, dengan bermodalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliki ibunya yang preminya dibayarkan oleh Pemerintah Pusat atau PBI APBN dan kelengkapan berkas pendukung lainnya, ibunya Aidin dan awak media kembali lagi kekantor BPJS Kesehatan Cabang Medan, berhubung Bapak Suprianto sedang berurusan keluar, keluarga Aidin diterima oleh Bapak Dimas selanjutnya keluarga menyerahkan berkas-berkas nya kepada Beliau dan dalam tempo waktu kurang dari setengah jam keluarga Aidin menerima KIS dari Bapak Dimas.
Spontan keluarga Aidin terharu hingga meneteskan air mata dan mengucapkan ribuan terimakasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Medan yang telah membantunya.
Saat ditemui awak media keluarga Aidin berkomentar " sungguh kami gak tau kalau Aidin bisa juga punya KIS padahal kami gak pernah mengurus BPJS atau kis untuk Aidin, itulah karena kemiskinan dan ketidak tahuan kami makanya kami bingung panik setengah mati, Intinya kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak - bapak diBPJS Kesehatan itu sudah menyelamatkan kami yang miskin ini dari besaran beban biaya Rumah Sakit untuk perawatan Aidin,"Ucapnya diakhir kata.
Penulis Mas Lasso Tim MDNews.co Medan
Editor : Edy MDNews 01
Masalah mulai timbul, Keluarga Aidin terlihat sangat panik dan bingung kemana harus mencari biaya petawatan sang buah hati tersebut, sementara pihak RSU IPI memberikannya waktu 3x24 jam kepada keluarga agar segera mengurus BPJS KESEHATAN, supaya biaya rawatan Aidin bisa dicover oleh BPJS kesehatan.
Pada Jumat 02/08/2019 keluarga mencoba mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan jl.Karya Ujung Karang Berombak, namun ditolak oleh security alasannya harus mendaftar BPJS Kesehatan mandiri yang 14 hari baru aktif, sementara waktu yang diberikan RSU sudah mencapai masa akhir toleransi.
Masih dihari yang sama salah seorang keluarga Aidin yang juga awak media mencoba menghubungi Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Kesehatan Bapak Suprianto via telepon, dari hasil komunikasi yang berlangsung ternyata Aidin bisa dibuatkan BPJS Kesehatan yang langsung aktif dan bisa digunakan, dengan bermodalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliki ibunya yang preminya dibayarkan oleh Pemerintah Pusat atau PBI APBN dan kelengkapan berkas pendukung lainnya, ibunya Aidin dan awak media kembali lagi kekantor BPJS Kesehatan Cabang Medan, berhubung Bapak Suprianto sedang berurusan keluar, keluarga Aidin diterima oleh Bapak Dimas selanjutnya keluarga menyerahkan berkas-berkas nya kepada Beliau dan dalam tempo waktu kurang dari setengah jam keluarga Aidin menerima KIS dari Bapak Dimas.
Spontan keluarga Aidin terharu hingga meneteskan air mata dan mengucapkan ribuan terimakasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Medan yang telah membantunya.
Saat ditemui awak media keluarga Aidin berkomentar " sungguh kami gak tau kalau Aidin bisa juga punya KIS padahal kami gak pernah mengurus BPJS atau kis untuk Aidin, itulah karena kemiskinan dan ketidak tahuan kami makanya kami bingung panik setengah mati, Intinya kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak - bapak diBPJS Kesehatan itu sudah menyelamatkan kami yang miskin ini dari besaran beban biaya Rumah Sakit untuk perawatan Aidin,"Ucapnya diakhir kata.
Penulis Mas Lasso Tim MDNews.co Medan
Editor : Edy MDNews 01
Tags
Kesehatan
