" Diharapkan kepada Anggota Segera di cari keberadaanya manusia ini telah melakukan pelanggaran Hukum ini pengedar narkoba, "Tutur kata seorang pelaku Wisnu Duha di status FBnya yang tertujuk kepada korban Reniyusu Laia.
Akun Fb tersebut, atas Nama Wisnu Duha ia mencemarkan nama baik Reniyusu Laia lewat akun FBnya sehingga sah dilaporkan ke Polda Sumatera utara tepat pada hari Jumat tanggal 19/07/19 di SLTP dengan nomor laporan : No. SLTP/1020/VII/2019/SUMUT/SPK I.
Dengan kalimat exsposnya Lewat status tersebut, puluhan orang publik berkomentar dan beragapan benar bahwa Reniyusu Laia adalah selaku pengedar narkoba, padahal si korban hanyalah seorang Mahasiswa. Dengan Reniyusu Laia merasa dirinya sangat dirugikan oleh status yang telah di sebarkan-Nya di publik. sehingga Akun FBnya telah melaporkan di pihak berwenang Pada tanggal 19 juli kemarin, saya sudah melaporkan akun fbnya atas nama Wisnu Duha di polda Sumatera utara dan telah keluar surat laporan saya, "Jelas Reniyusu Laia kepada awak mediadunianews.co di saat di jumpai di tempat kediamannya.Lanjutnya Ini benar-benar telah mencoret nama baik saya, dan mengklaim bahwa saya adalah seorang pengedar narkoba. Dengan itu si korban berharap pihak mapolda sumatera utara agar masalah ini serius dalam menangani masalah tersebut Karena menurut keterangan yang di dapatkan oleh si korban, pelaku tersebut bukanlah hanya masyarakat biasa, tetapi selaku seorang anggota DPRD Nias Selatan. Keterangan bukti tersebut didapat saat si pelaku menelpon si korban. Jelas korban kepada awak MediaDuniaNews.com.
Sambung Lantas bagaimana tindakan pihak polda sumatera utara kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Sementara, korban berharap agar secepatnya oknum pelaku tersebut secepatnya diproses agar ada efek jera sesuai dengan UU ITE yang berlaku di negara ini.
" Lanjutnya mengatakan, Selain nama baik saya dicoret di publik, juga masa depan saya terasa terancam lantaran berita bohongnya yang diedarkan oleh si Wisnu Duha tersebut. Hal itu bisa saja terjadi, karena saat ini masyarakat dengan semudahnya percaya dengan berita-berita lewat media sosial, apalagi saya saat ini sedang dalam tahap perkuliahan. Bisa saja kuliah saya gagal hanya gara-gara fitnah tersebut karena saya tidak dapat berbuat apa-apa. Keluarga saya saat ini juga sedang dalam kekhawatiran seolah mereka percaya dengan status fb wisnu tersebut, "Ungkapnya
Reporter : Sofumbowo Tafonao
Editor : Edy MDNews 01
Tags
Hukum dan kriminal
