Medan, mediadunianews.co - Korban penikaman warga Tuheogeho dusun 3 kecamatan Gunusitoli utara idanoi, korban bernisial Fatiaro laoli alias ama Eli telah ditikam oleh pelaku bernisial Anotona alias ama Candra ndraha (40thn) warga desa Lahomo dusun 3 kecamatan Gido kabupaten Nias .Peristiwa tersebut menjelang dua minggu pada 23/05/ 2019 sekitar 04:30 wib terjadi keributan di halama rumah korban (Fatiaro Laoli) di desa lahomo dusun 3 kecamatan Gido
Ketika Fatiaro laoli sedang melakukan aktivitas mejahit pakaian di rumah tiba tiba datang seorang pelaku yang benisial AN (pelaku) mendekati ayah saya dengan cara pura pura baik, sesudah dekat AN melakukan aksinya menikam orang tua saya berkali kali di bagian bahu belakang sebelah kiri dan di dada kiri bagia telapak tangan, yang mengakibatkan luka berat akibat menangkis sejata tajam dari pelaku, sehingga orang tua saya terlenlentang dilantai bersimbah darah sambil berteriak minta tolong, "terang Edi
Saksi utama saat itu adalah istri saya yang bernisial Yuniri ndraha alis ina Jefi sehingga pelaku mengejar istri saya melakukan aksinya lagi menikam istri saya tapi, puji Tuhan selamat dari ancaman dari pelaku mungkin kalau tidak bersembunyi didalam kamar mandi, berteriak minta tolong sekuat tega sehingga pelaku kabur di lokasi kejadian tanpa mengetahui arahnya kemana.
Ketika istri saya melihat pelaku kabur keluar dari kamar madi memanggil warga sekitar untuk di bantu orang tuanya dirunjuk kerumak sakit sampai sekarang masih dirawat di Rumah sakit Gunung sitoli, "ujar ina jefiKemudian pihak pelaku pun, saya kurang ngerti saya apalah tujuan maksud dia melakukan hal tersebut terhadap orang tua saya, sementara korban dengan pelaku tidak pernah ada perselisihan terhadap dia malah pun ada hubungan keluarga dengan istri saya.
Keluarga korban melaporkan kejadian yang menimpah orang tuanya di Polsek Gido dengan nmor LP STPLP/26/v/ 2019/Ns Gido, "kata Edy
Harapa saya sebagai pihak keluarga korban tentang kejadian ini agar aparat khususnya Polres gido supaya menangkap pelaku agar dapat mepertanggujawabkan perbuatanya. hal ini membuat keluarga tidak nyaman apa lagi menjalankan aktivitas setiap hari, "tuturnya.
Berdasarkan hasil konfirmasi mediadunianews.co kepada Kapolsek Gido Iptu Maiman Khamzanr Gea, melalui telepon selulenya mengatakan, bahwa kita telah menerima laporan dari pihak korban tersebut kita terus memburu tersangka, namun tersangka sekarang sudah tidak ada disitu lagi, bila ada pihak pihak yang ingin membantu kita mengetahui keberadaannya agar segera dilaporkan, "tutup Khamzar GEA. (Y tolona).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Daerah