Sidikalang, mediadunianews.co - Banyak cara calon anggota legislatif (caleg) mencari simpati warga.Fenomena yang kini mencuat adalah, mereka membantu warga dalam mengurus dokumen kependudukan.
Hal itu tampak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dairi.
Pantauan Media Dunia News di Dinas Catpil Dairi , para caleg tersebut terang-terangan mempasilitasi warga mengurus e - KTP.
Kabid.Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Catpil Dairi Amudi Naiborhu mengakui adanya praktik caleg yang menjadi perpanjangan tangan warga mengurus dokumen di sana.
“Bahwa memang para caleg sudah terang-terangan datang dan membawa data kependudukan masyarakat dan mengurusnya,” kata dia, Senin ( 11/03/ 2019 ).
Ia bilang hal ini memang menimbulkan kecurigaan dari warga lain yang datang sendiri mengurus data kependudukannya dan menimbulkan pro dan kontra di mata masyarakat.
Lebih lanjut Amudi mengatakan ," Selagi masih memenuhi persyaratan , kami akan memproses. Dan tetap mengutamakan warga masyarakat yang datang mengurus dengan nomor antri ".
Sementara itu Pandapotan Rajagukguk selaku PP ( Penindak Pelanggaran ) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dairi mengakui banyak cara yang dilakukan para caleg untuk meraih simpati dan suara.
Terkait praktik tersebut menurut Pandapotan mengatakan hal itu sah-sah saja.
"Itu sah-sah saja. Itukan bukan money politics, dan bukan kampanye .Mereka hanya menolong warga masyarakat ."
Sebagaimana diketahui, dengan adanya hal tersebut di atas bukan tidak mungkin akan muncul persepsi - persepsi bahwa bantuan itu itu hanya azas manfaat atau mengharapkan dukungan semata. Atau akan muncul pertanyaan kenapa tidak sejak dulu, kenapa pas di masa kampanye seperti sekarang.
Dan yang lebih miris lagi, kepengurusan data kependudukan itu terkesan seperti Modus baru para caleg untuk raup suara jelang Pileg 2019. ( nining ).
Editor : Edy MDNews 01
Hal itu tampak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dairi.
Pantauan Media Dunia News di Dinas Catpil Dairi , para caleg tersebut terang-terangan mempasilitasi warga mengurus e - KTP.
Kabid.Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Catpil Dairi Amudi Naiborhu mengakui adanya praktik caleg yang menjadi perpanjangan tangan warga mengurus dokumen di sana.
“Bahwa memang para caleg sudah terang-terangan datang dan membawa data kependudukan masyarakat dan mengurusnya,” kata dia, Senin ( 11/03/ 2019 ).
Ia bilang hal ini memang menimbulkan kecurigaan dari warga lain yang datang sendiri mengurus data kependudukannya dan menimbulkan pro dan kontra di mata masyarakat.
Lebih lanjut Amudi mengatakan ," Selagi masih memenuhi persyaratan , kami akan memproses. Dan tetap mengutamakan warga masyarakat yang datang mengurus dengan nomor antri ".
Sementara itu Pandapotan Rajagukguk selaku PP ( Penindak Pelanggaran ) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dairi mengakui banyak cara yang dilakukan para caleg untuk meraih simpati dan suara.
Terkait praktik tersebut menurut Pandapotan mengatakan hal itu sah-sah saja.
"Itu sah-sah saja. Itukan bukan money politics, dan bukan kampanye .Mereka hanya menolong warga masyarakat ."
Sebagaimana diketahui, dengan adanya hal tersebut di atas bukan tidak mungkin akan muncul persepsi - persepsi bahwa bantuan itu itu hanya azas manfaat atau mengharapkan dukungan semata. Atau akan muncul pertanyaan kenapa tidak sejak dulu, kenapa pas di masa kampanye seperti sekarang.
Dan yang lebih miris lagi, kepengurusan data kependudukan itu terkesan seperti Modus baru para caleg untuk raup suara jelang Pileg 2019. ( nining ).
Editor : Edy MDNews 01
Tags
Daerah
