WARGA MENDUGA PROYEK IPALD ADALAH, PROYEK ABAL - ABAL.

Sidikalang, mediadunianews.co - Pekerjaan  Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik ( IPALD ) T.A 2018 di Desa Buntu Raja Kecamatan Siempat Nempu Kab.Dairi yang sampai saat ini masih belum selesai dan tengah berlanjut , ternyata telah menuai keluhan dan kasak - kusuk terkait pekerjaan pembangunan IPALD tersebut yang asal - asalan oleh masyarakat setempat. Termasuk lokasi pembangunan proyek tersebut  yang ditempatkan di jalan.

" Cobalah pergi ke lokasi proyek tersebut.
   Dan akan terlihat kalau proyek pembangunan (IPALD) itu terkesan abal- abal, "demikian ungkapan warga setempat yang namanya tak mau disebut, Menurut warga pekerjaan tersebut dapat membahayakan pengendara dan juga secara estetika telah merusak pemandangan.

Kadis Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kab.Dairi ,Jisler Lumban Batu kepada Media Dunia News ,Jum'at ( 08/02/2019 ) menjelaskan ," Batas waktu pengerjaan proyek sampai Maret 2019. Dan mengenai lokasi proyek, tidak masalah, karena sudah sesuai dengan Juklak dan Juknis, "ujarnya

Iwan Simarmata selaku PPK dari proyek tersebut menjelaskan bahwa keterlambatan pengerjaan disebabkan karena kekurangan tenaga kerja di desa. Dan yang menentukan lokasi adalah masyarakat desa dengan acuan tidak bertentangan dengan Juknis.

" Menurut verifikasi kami. Konstruksi yang mereka buat telah memenuhi untuk di tempatkan di jalan, " ungkap Iwan.

Lebih lanjut Iwan mengungkapkan bahwa Pekerjaan Swakelola bisa melewati tahun anggaran. Dan kegiatan akan dipantau bersama TP4D sampai selesai dan juga tim Inspektorat, "pungkasnya.   ( Nining ).

Editor : Edy MDNews 01.



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال