TEMUKAN MAYAT DI TUMPUKAN SAMPAH, OLEH DUA REMAJA PENCARI KALENG

Timika Papua, mediadunianews.co - Telah ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan an. Alfonsina Mofu Felle (13) pukul 11.00 Wit, dengan posisi yang hanya terlihat kaki tersangkut di tumpukan sampah dan pasir di kali BTN Gajah Mada Permai Yahim Sentani Kabupaten Jayapura, minggu ( 03/02/19 ).

Saksi an. Aditya Baminggen (8), Aldi Apdiansyah (12) dan  Yunus Manggaprouw (13) pergi di kali BTN Gajah Mada Yahim Sentani untuk mencari kaleng- kaleng, sesampainya di kali bagian bawah saksi melihat ada kaki manusia yang tersangkut di tumpukan sampah, melihat hal tersebut saksi berlari ke BTN Gajah Mada dan memberitahukan ke warga setempat, selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sentani Kota Aipda Surianto.

Anggota Bahbinkamtibmas Polsek Sentani Kota bersama beberapa warga mengecek di TKP dan benar bahwa ada sesosok mayat yang tersangkut di tumpukan sampah dan pasir di kali BTN Gajah Mada dan hanya kaki korban saja yang terlihat sementara badan tertimbun tumpukan sampah. Selanjutnya anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sentani Kota melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sentani Kota.

Add caption
Pukul 12.20 Wit, Patroli Polsek Sentani Kota di tiba di TKP dan langsung memasang garis Polisi Line di seputaran TKP sambil menunggu tim Indentifikasi Sat. Reskrim Polres Jayapura melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. Pukul 16.00 Wit, tim Identifikasi Sat. Reskrim Polres Jayapura dan anggota SAR Kab. Jayapura tiba di TKP selanjutnya melakukan olah TKP dan evakuasi korban dari tumpukan sampah dan pasir.

Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Jayapura dan Anggota SAR Kab. Jayapura memutuskan menghentikan pencarian terhadap sisa tubuh korban mengingat situasi sudah mulai gelap dan cuaca sudah mulai hujan. Pukul 17.25 wit, Jenazah di bawa dari TKP menuju pinggir jalan untuk selanjutnya akan di bawa menggunakan mobil ambulance ke RS Bhayangkara.

Identitas korban, Alfonsina Mofu Felle, 13 tahun, perempuan, pelajar, warga Komplesk Stakim Polomo Sentani Kabupaten Jayapura.

Identitas Saksi-saksi, 1. Aditya Baminggen, 8 tahun, laki-laki, pelajar, Warga BTN Lembah Furia Yahim Sentani Kab. Jayapura, 2. Aldi Apdiansyah, 12 tahun, laki-laki, pelajar, Warga BTN Lembah Furia Yahim Sentani Kab. Jayapura, 3.Yunus Manggaprouw, 13 tahun, laki-laki, pelajar, Warga BTN Lembah Furia Yahim Sentani Kab. Jayapura.

Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni menerima laporan, mendatangi TKP, Olah TKP, mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban, membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan bahwa Korban merupakan anak yang dilaporkan hilang pada tanggal 14 Januari 2019 di Kompleks Stakim Polomo Sentani dan telah dilaporkan secara lisan ke Mapolsek Sentani Kota pada tanggal 16 Januari 2019, yang dikenali dari celana jenazah (warna abu - abu kuning) oleh Ibunya dan dari hasil keterangan Ibunya ( Marta Daimoi ) bahwa korban menderita gangguan jiwa dan epilepi.

Dari hasil evakuasi tim identifikasi Sat. Reskrim Polres Jayapura terhadap jenazah korban, hanya ditemukan bagian pinggang hingga kaki sedangkan bagian tubuh korban dari pinggang hingga kepala belum ditemukan karena posisi jenazah tertimbun lumpur dan sampah, serta kondisi jenazah korban sudah hancur sehingga mempersulit tim evakuasi untuk mengevakuasi jenazah  (menemukan sisa tubuh jenazah ) korban.

Pihak keluarga korban telah mengiklaskan atas kematian korban dan kondisi jenazah korban yang bagian tubuh tidak lengkap.
                                                                                        

-Sumber, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz.
-Dedi Abakai
-Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال