DIDUGA ADA INDIKASI KORUPSI, PEMBANGUNAN RUMAH IMAM MASJID AL -MA'RUF

Timika Papua, mediadunianews.co - Salah satu pembangunan rumah Imam Masjid Al - Ma'ruf di jalan busiri unjung komplex lamongan distrik  mimika baru kab.mimika, yang mana rumah Imam Masjid ini di bangun mengunakan anggaran APBD melaluai Sekretariat Daerah Bagian Kesejatraan Rakyat( Kesra ), pembangunan tersebut diduga  ada indikasi korusi.

Dengan adanya pembangunan rumah imam ini bukanya membuat warga sekitar senang, malah warga sangat kecewa.

Pembangunan rumah imam masjid Al - Ma'maruf yang di bangun pada tanggal 04 juli 2018 oleh CV. Rio Karunia sebagai kontraktor pelaksana dan CV. Altrix Permata sebagai konsultan pegawas, tahun anggran 2018 dan sumber dana  APBD kab.mimika dan selasai kerja tanggal 01 Desember 2018.

Pihak kontraktor pelaksana juga tidak mencantumkan berapa banyak anggaran di papan proyek tersebut, pembangunan ini diduga ada penyimpang alias korupsi oleh oknum tersebut.

Adapun keterang yang kami dapatkan dari masyarakat setempat, yang mana pembangunan tersebut membuat warga sangat kecewa, jum'at ( 01/02/19 ).

"Bagaimana kami warga tidak kecewa pak, kami medapat informasi anggaran yang di gunakan adalah APBD dengan jumlah 87 juta lebih, sedangkan besar bangunan rumah imam 6x6 m, tinggi 3 m, tetapi kontraktor tidak menyelesaikan bangunan tersebut.

Adapun salah satu warga yang menambahkan, bahwa pembangunan ini sudah berbau korupsi karena kontraktor tersebut tidak membangun pondasi rumah ini, pondasi rumah imam ini kami warga yang buat. Dan anggaran dari sudaya warga.

Sedangkan kontraktor kerja hanya mengecor slof diatas pondasi, gecor tiang, rembalok, lantai kasar, dan sefiteng pembuangan. Dan matrial yang mereka turunkan di sini cuma pasir cor 1 ret dan pasir halus 1 ret, papan 1 kubit, kayu lima-lima 1 kubit, besi 12 dan 8. Itu saja yang mereka kerjakan.

Ko bisa mereka habiskan anggran 87 juta ? itukan tidak masuk di akal, "ungkap warga kepada wartawan mediadunianews.co, Jum'at ( 01/02/19 ) di lokasi masjid Al - Ma'ruf.

Wargapun menambahkan bahwa, rumah imam ini di selasai oleh warga sendiri dan mengunakan angaran sudaya warga sendiri bukan pakai uang dari kontraktor yang bersumber dari APBD itu.

Dan kami warga berharap agar kasus ini di usut oleh pihak hukum, supaya oknum kontraktor di buat jera, "ujar warga dengan kesal.


Dedi Abakai
Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال