Timika Papua, mediadunianews.co - Para pendulang yang berada dilokasi area mile 35 diminta untuk tinggalkan Camp. Hal ini dikarenakan demi keamanan para pendulang sendiri serta demi lancarnya proses pekerjaan dari perusahaan.Permintaan untuk meninggalkan atau mengosongkan serta membongkar Camp ini terhitung mulai sejak hari ini (kemarin-red) sejak dilakukan sosialisasi dengan perwakilan sejumlah pendulang dengan perwakilan dari perusahaan PTFI, pihak SRM, pihak HS (Harmony Sinenergy) dengan dibackup dari Polsek Kuala Kencana dan Satgas Amole, yang bertempat di area Mile 35, Kamis (24/01/19).
Dalam kesempatan tersebut, Tedy, salah satu staf perusahaan dihadapan sejumlah pendulang menyampaikan agar para pendulang untuk segera membongkar tenda-tenda yang masih ada."Ini demi keamanan kita semua, jadi secepatnya dibongkar agar kami bisa bekerja dengan lancar, "katanya.
Sementara, Mandowar selaku Gensup SRM juga menyampaikan hal yang sama.
"Kita yakin bapak-bapak sudah dengar dan mengerti tentang sosialisasi bahwa mulai hari ini tempat itu harus dikosongkan. Mohon kerjasama bahwa ini tidak bisa ditunda, "ungkapnya.
Disampaikannya bahwa, hal ini tidak hanya sekedar bicara, namun harus ada hasilnya dilapangan."Jadi mulai besok kita bersama Polsek Kuala Kencana dan Satgas Amole akan datang untuk mengecek apakah benar tempat itu sudah kosong atau belum, "ujarnya
Sedangkan, Iptu Yulius Harikatang, Kapolsek Kuala Kencana dengan tegaskan mengatakan bahwa apa dengan sudah disampaikan secara teknis dari pihak perusahaan dan pihak SRM itu sangat penting, karena demi keamanan.
"Jadi mulai hari ini harus sudah mulai lakukan pengosongan sehingga tidak ganggu perusahaan yang sedang bekerja. Besok kami akan cek, "tegasnya.
Dedi Abakai
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal