Sidikalang, mediadunianews.co - Polsek Tigalingga baru - baru ini, Rabu, (16/01/2019) telah menerima informasi dari masyarakat KM.11 Desa Silumboyah , sehubungan dengan adanya mayat di pinggir jalan.
TimKanit Res Polsek Tigalingga di bawah pimpinan IPTU.M.Tambunan bersama Tim Kasat Res. Polres Dairi dibawah pimpinan AKP.Jenggel Nainggolan, setelah berada di TKP, membenarkan memang ada mayat laki - laki tergeletak di pinggir jalan.
Mayat tersebut bernama KIOKO Situmorang ( 31 ), warga jalan Sidikalang-Tigalingga, KM 11, Desa Silumboyah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi .
Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai supir angkutan umum (angkot) itu ditemukan tewas pertama kali oleh penjual sayur keliling ketika sedang melintas. Ketika ditemukan pada mayat korban ditemukan luka pada bagian pelipis mata sebelah kiri.
Mayat KIOKO Situmorang selanjutnya di bawa ke RS. Bhayangkara Medan untuk outopsi, guna mengetahui penyebab kematian.
“Karena kematian korban tidak wajar, atas izin pihak keluarganya mayat korban kami bawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi, ”kata Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kanit Resum, Ipda Sumitro Manurung.
Polres Dairi juga melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan dari para saksi selain melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Sebagaimana diketahui pihak Polres Dairi telah menyita barang bukti, berupa Sandal dan dan uang Rp. 225.000 milik korban dari TKP.
Sampai saat ini pihak Polres Dairi masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan pihak RS Bhayangkara Medan untuk mengetahui penyebab kematian KIOKO Situmorang. ( nining ).
Editor : Edy MDNews 01.
TimKanit Res Polsek Tigalingga di bawah pimpinan IPTU.M.Tambunan bersama Tim Kasat Res. Polres Dairi dibawah pimpinan AKP.Jenggel Nainggolan, setelah berada di TKP, membenarkan memang ada mayat laki - laki tergeletak di pinggir jalan.
Mayat tersebut bernama KIOKO Situmorang ( 31 ), warga jalan Sidikalang-Tigalingga, KM 11, Desa Silumboyah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi .
Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai supir angkutan umum (angkot) itu ditemukan tewas pertama kali oleh penjual sayur keliling ketika sedang melintas. Ketika ditemukan pada mayat korban ditemukan luka pada bagian pelipis mata sebelah kiri.
Mayat KIOKO Situmorang selanjutnya di bawa ke RS. Bhayangkara Medan untuk outopsi, guna mengetahui penyebab kematian.
“Karena kematian korban tidak wajar, atas izin pihak keluarganya mayat korban kami bawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi, ”kata Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kanit Resum, Ipda Sumitro Manurung.
Polres Dairi juga melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan dari para saksi selain melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Sebagaimana diketahui pihak Polres Dairi telah menyita barang bukti, berupa Sandal dan dan uang Rp. 225.000 milik korban dari TKP.
Sampai saat ini pihak Polres Dairi masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan pihak RS Bhayangkara Medan untuk mengetahui penyebab kematian KIOKO Situmorang. ( nining ).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal
