Sidikalang, mediadunianews.co - Untuk meyelaraskan pemahaman ,tujuan dan tanggung jawab dalam mengembangkan Program Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD), Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (DPD HIMPAUDI) Kabupaten Dairi laksanakan konsolidasi dengan HIMPAUDI Cabang Kecamatan Sumbul dan Silalahi Sabungan.
Konsolidasi dilaksanakan Sabtu(12/1) di Desa Silalahi 2 Partonunan, Kecamatan Silalahi Sabungan, di hadiri Pengurus DPD HIMPAUDI Kabupaten Dairi, HIMPAUDI Cabang Sumbul, Cabang Silalahi Sabungan dan Pengasuh PAUD berjumlah 45 orang.
Ketika di konfirmasi, Ketua DPD HIMPAUDI Kabupaten Dairi mengatakan acara tersebut bertujuan agar para pemerhati dan penggiat di bidang PAUD tetap semangat dan berkreasi supaya perjuangan mereka berhasil untuk mewujudkan cita cita bersama khususnya di bidang Pendidikan. Dan juga tetap berjuang bersama agar PAUD menjadi bagian dari Program Pemerintah Daerah termasuk Pemerintahan Desa.
"Kita para pengurus PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI agar tetap semangat dan berkreasi dalam kegiatan pembangunan khususnya di bidang pendidikan, sehingga dapat berhasil sesuai cita cita dan harapan".kata Luat Darson.
Dalam kesempatan yang sama, Luat Darson Manulang menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemkab Dairi karena selama ini tidak memberi perhatian dan bantuan terhadap program HIMPAUDI. Seharusnya menurut Luat Darson, Pemkab Dairi harus ikut membantu program HIMPAUDI, karena program dan kegiatan HIMPAUDI jelas dan nyata ikut berperan dalam mencerdaskan anak anak usia dini.
"Kita sangat sangat kecewa kepada Pemkab Dairi yang tidak memberikan perhatian dan bantuan kepada HIMPAUDI, di mana program dan kegiatannya jelas dan nyata untuk mencerdaskan para anak anak usia dini, "sambung Luat Darson.
Didampingi Ketua Cabang HIMPAUDI Sumbul, Alzahirin Bintang dan Ketua HIMPAUDI Silalahi Sabungan, Sondang Sihombing, Luat Darson kepada awak media ini menerangkan, HIMPAUDI adalah perkumpulan para pejuang di bidang pendididikan anak usia dini sebagai fundasi untuk pendidikan selanjutnya. Sudah sepantasnya PAUD mendapat perhatian serius dari Pemerintahan Daerah dan mengalokasikan dana untuk peningkatan pelayanaan baik fasilitas dan tenaga pengajar. HIMPAUDI juga sudah seharusnya sejajar dengan organisasi dan perkumpulan lainnya.
"Sudah seharusnya Pemerintahan Kabupaten dalam hal ini Pemkab Dairi memberikan perhatian dan mengalosikan dana untuk program program HIMPAUDI, karena HIMPAUDI bekerja dan berkarya untuk pendidikan anak usia dini sebagai fundasi untuk pendidikan formal selanjutnya. Dan sudah selayaknya HIMPAUDI sejajar dengan Organisasi dan Perkumpulan lainnya, "Luat Darson mengakhiri.
Informasi yang berhasil di himpun mediadunianews.co dari beberapa tenaga pengajar atau tutor yang mengikuti acara konsolidasi tersebut, mereka mengatskan sama sekali tidak mendapat perhatian dan bantuan dari Pemkab Dairi. Seluruh keperluan termasuk honor adalah kebijakan bersama pengelola PAUD. Termasuk biaya konsolidasi yang diadakanmengatskan
"Kami kurang mendapat perhatian maupun bantuan dana dari Pemerintahan Kabupaten Dairi. Kami bekerja karena kesepakan bersama dengan pengelola PAUD". ucap Pasaribu mewakili tutor lainnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi dalam hal ini Bidang PNIF, ketika hendak di konfirmasi Senin (21/1) tentang keluhan HIMPAUDI Kabupaten Dairi tersebut tidak mendapat jawaban karena pejabat terkait tidak berada di ruang kerjanya.
(DELON.S)
Editor : Edy MDNews 01.
Konsolidasi dilaksanakan Sabtu(12/1) di Desa Silalahi 2 Partonunan, Kecamatan Silalahi Sabungan, di hadiri Pengurus DPD HIMPAUDI Kabupaten Dairi, HIMPAUDI Cabang Sumbul, Cabang Silalahi Sabungan dan Pengasuh PAUD berjumlah 45 orang.
Ketika di konfirmasi, Ketua DPD HIMPAUDI Kabupaten Dairi mengatakan acara tersebut bertujuan agar para pemerhati dan penggiat di bidang PAUD tetap semangat dan berkreasi supaya perjuangan mereka berhasil untuk mewujudkan cita cita bersama khususnya di bidang Pendidikan. Dan juga tetap berjuang bersama agar PAUD menjadi bagian dari Program Pemerintah Daerah termasuk Pemerintahan Desa.
"Kita para pengurus PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI agar tetap semangat dan berkreasi dalam kegiatan pembangunan khususnya di bidang pendidikan, sehingga dapat berhasil sesuai cita cita dan harapan".kata Luat Darson.
Dalam kesempatan yang sama, Luat Darson Manulang menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemkab Dairi karena selama ini tidak memberi perhatian dan bantuan terhadap program HIMPAUDI. Seharusnya menurut Luat Darson, Pemkab Dairi harus ikut membantu program HIMPAUDI, karena program dan kegiatan HIMPAUDI jelas dan nyata ikut berperan dalam mencerdaskan anak anak usia dini.
"Kita sangat sangat kecewa kepada Pemkab Dairi yang tidak memberikan perhatian dan bantuan kepada HIMPAUDI, di mana program dan kegiatannya jelas dan nyata untuk mencerdaskan para anak anak usia dini, "sambung Luat Darson.
Didampingi Ketua Cabang HIMPAUDI Sumbul, Alzahirin Bintang dan Ketua HIMPAUDI Silalahi Sabungan, Sondang Sihombing, Luat Darson kepada awak media ini menerangkan, HIMPAUDI adalah perkumpulan para pejuang di bidang pendididikan anak usia dini sebagai fundasi untuk pendidikan selanjutnya. Sudah sepantasnya PAUD mendapat perhatian serius dari Pemerintahan Daerah dan mengalokasikan dana untuk peningkatan pelayanaan baik fasilitas dan tenaga pengajar. HIMPAUDI juga sudah seharusnya sejajar dengan organisasi dan perkumpulan lainnya.
"Sudah seharusnya Pemerintahan Kabupaten dalam hal ini Pemkab Dairi memberikan perhatian dan mengalosikan dana untuk program program HIMPAUDI, karena HIMPAUDI bekerja dan berkarya untuk pendidikan anak usia dini sebagai fundasi untuk pendidikan formal selanjutnya. Dan sudah selayaknya HIMPAUDI sejajar dengan Organisasi dan Perkumpulan lainnya, "Luat Darson mengakhiri.
Informasi yang berhasil di himpun mediadunianews.co dari beberapa tenaga pengajar atau tutor yang mengikuti acara konsolidasi tersebut, mereka mengatskan sama sekali tidak mendapat perhatian dan bantuan dari Pemkab Dairi. Seluruh keperluan termasuk honor adalah kebijakan bersama pengelola PAUD. Termasuk biaya konsolidasi yang diadakanmengatskan
"Kami kurang mendapat perhatian maupun bantuan dana dari Pemerintahan Kabupaten Dairi. Kami bekerja karena kesepakan bersama dengan pengelola PAUD". ucap Pasaribu mewakili tutor lainnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi dalam hal ini Bidang PNIF, ketika hendak di konfirmasi Senin (21/1) tentang keluhan HIMPAUDI Kabupaten Dairi tersebut tidak mendapat jawaban karena pejabat terkait tidak berada di ruang kerjanya.
(DELON.S)
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Daerah


