Sidikalang, mediadunianews.co - Keributan terjadi di Rumah Tahanan ( Rutan ) Kelas II B Sidikalang yang berlokasi di Jl Rimo Bunga Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, pada hari Minggu (25/11). Puluhan Warga Binaan mengamuk melakukan keributan dan pengrusakan sambil berteriak teriak di pagar bagian dalam pembatas rutan Rutan Kelas II B Sidikalang. Diduga pagar dan fasilitas di dalam rutan rusak karena ulah puluhan warga binaan.
Pantauan Wartawam Minggu sekitar pukul 16.00 sore, Petugad Polres Dairi dengan senjata lengkap terlihat berjaga jaga di luar Rutan Kelas II B Sidikalang. Informasi yang di dapat wartawan keributan terjadi karena tertangkapnya di duga kurir Narkoba.
Para awak media yang berada di rutan Kelas II B Sidiklang yang bermaksud mengambil gambar saat puluhan warga binaan melakukan keributan dan pengrusakan fasilitas di dalam rutan, tidak di perbolehkan.
Karutan Kelas II B Sidikalang Johnny Gultom mengatakan keributan terjadi sekitar pukul 14:00 Wib. Adapun motif keributan bermula ketika ada indikasi bahwa di duga narkotika akan masuk kedalam rutan yang di bawa seseorang. Petugas jaga mencurigai gerak gerik salah satu pengunjung. Karena kecurigaan itu Petugas jaga menghubungi Sat Narkoba Polres Dairi, selanjutnya pengunjung tersebut di bawa ke Polres Dairi.
"Tadi ada pengunjung yang gerak geriknya di curigai oleh petugas jaga. Melihat gerak gerik yang mencurigakan itu, Petugas jaga menghubungi Sat Narkoba Polres Dairi, "kata Johnny Gultom.
Ketika ditanya Identitas atau siapa pengunjung dan kepada siapa akan di berikan barang haram tersebut. Johnny Gultom mengatakan tidak tau. Tapi menurut keterangan dari pengunjung tersebut, barang haram tersebut akan diberikan kepada bernama Ujang.
"Namun setelah di cek warga binaan yang bahwa bernama Ujang tidak ada, "jawab Johnny Gultom menjawab wartawan.
Sementara Kabag OPS Polres Dairi Kompol Pranggono yang memimpin penjagaan tersebut, ketika di konfirmasi, mengatakan tidak ada keributan di rutan tersebut. Hanya mengantisipasi, situasi sudah aman dan tidak ada masalah.
"Tidak ada keributan di rutan ini, Polisi itu harus siap menjaga ketertiban 24 jam di manapun tidak hanya di rutan, "jawab Kompol Pranggono kepada wartawan.
Lebih lanjut keterangan Kompol Pranggono, sebelumnya pihak Sat Narkoba Polres Dairi ada mengamankan seorang pria yang di duga memiliki Narkotika, hanya itu masih dalam proses dan penyelidikan Petugas Polres Dairi.
"Masalah dugaan kepemilikan Narkotika, itu masih kami selidiki. Apa betul itu jenis sabu atau tidak, "jawabnya kepada wartawan.
(DELON.S).
Editor : Edy MDNews 01.
Pantauan Wartawam Minggu sekitar pukul 16.00 sore, Petugad Polres Dairi dengan senjata lengkap terlihat berjaga jaga di luar Rutan Kelas II B Sidikalang. Informasi yang di dapat wartawan keributan terjadi karena tertangkapnya di duga kurir Narkoba.
Para awak media yang berada di rutan Kelas II B Sidiklang yang bermaksud mengambil gambar saat puluhan warga binaan melakukan keributan dan pengrusakan fasilitas di dalam rutan, tidak di perbolehkan.
Karutan Kelas II B Sidikalang Johnny Gultom mengatakan keributan terjadi sekitar pukul 14:00 Wib. Adapun motif keributan bermula ketika ada indikasi bahwa di duga narkotika akan masuk kedalam rutan yang di bawa seseorang. Petugas jaga mencurigai gerak gerik salah satu pengunjung. Karena kecurigaan itu Petugas jaga menghubungi Sat Narkoba Polres Dairi, selanjutnya pengunjung tersebut di bawa ke Polres Dairi.
"Tadi ada pengunjung yang gerak geriknya di curigai oleh petugas jaga. Melihat gerak gerik yang mencurigakan itu, Petugas jaga menghubungi Sat Narkoba Polres Dairi, "kata Johnny Gultom.
Ketika ditanya Identitas atau siapa pengunjung dan kepada siapa akan di berikan barang haram tersebut. Johnny Gultom mengatakan tidak tau. Tapi menurut keterangan dari pengunjung tersebut, barang haram tersebut akan diberikan kepada bernama Ujang.
"Namun setelah di cek warga binaan yang bahwa bernama Ujang tidak ada, "jawab Johnny Gultom menjawab wartawan.
Sementara Kabag OPS Polres Dairi Kompol Pranggono yang memimpin penjagaan tersebut, ketika di konfirmasi, mengatakan tidak ada keributan di rutan tersebut. Hanya mengantisipasi, situasi sudah aman dan tidak ada masalah.
"Tidak ada keributan di rutan ini, Polisi itu harus siap menjaga ketertiban 24 jam di manapun tidak hanya di rutan, "jawab Kompol Pranggono kepada wartawan.
Lebih lanjut keterangan Kompol Pranggono, sebelumnya pihak Sat Narkoba Polres Dairi ada mengamankan seorang pria yang di duga memiliki Narkotika, hanya itu masih dalam proses dan penyelidikan Petugas Polres Dairi.
"Masalah dugaan kepemilikan Narkotika, itu masih kami selidiki. Apa betul itu jenis sabu atau tidak, "jawabnya kepada wartawan.
(DELON.S).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal

