Tiga Korban Dalam Insiden Pembunuhan di Dairi, Dua Nyawa Melayang. Kapolsek Parongil di Rujuk ke RS di Medan.

kapolsek Parongil lg menjalani Perawatan
Sidikalang Dairi, mediadunianews.co - Kejadian sadis dan menggegerkan di Desa Lae Ambat Kecamatan Silimapungga pungga Kabupaten Dairi Rabu 24 Oktober 2018 sekitar pukul 17.00 wib mengakibatkan tiga korban. Korban dan pelakudi larikan ke RSUD Sidikalang guna penanganan medis. Dua diantaranya meninggal dunia, dan seorang lagi yaitu Kapolsek Parongil AKP.Sayuti Malik masih menjalani perawatan medis.
      
Akibat dari peristiwa tersebut, korban pembunuhan Rimson Sitorus (40) meninggal dunia di TKP dengan kondisi sangat mengenaskan leher putus akibat sabetan parang panjang sehingga bagian kepala dan badan korban  terpisah juga luka menganga akibat  tebasan parang di bagian dada korban Setelah keperluan terkair korban dianggap selesai keluarga korban membawa korban ke kembali ke Desa Lae Ambat.
      
Keterangan dari pihak RSUD Sidikalang yang berhasil di peroleh Mediadunianews.co, saat berada di RSUD Sidikalang , pelaku pembunuhan Pirhot Nababan (42) meninggal di RSUD  Sidikalang  Kamis 25 Oktober 2018 sekitar pukul 05.00 pagi ketika sedang menjalani perawatan medis.
      
Pirhot Nababan sempat mengalami kritis. Hal ini terjadi ketika  Kapolsek Parongil AKP. Sayuti Malik bersama personilnya menadapat informasi dari masyarakat adanya tindakan pembunuhan di Desa Lae Ambat. Ketika hendak diamankan pelaku justru melakukan perlawanan parang panjang dehingga mengenai lengan kiri  menusuk dada sebelah kiri Kaposek Parongil AKP.SAYUTI MALIK.
      
Jenazah korban di rumah duka
Melihat situasi demikian brutal dan sadis salah seorang Personil Polsek Parongil melakukan tindakan penembakan terhadap kaki pelaku dan dikeroyok oleh massa yang sedang berada di TKP.
     
Ketika di konfirmasi, Kapolres Dairi AKBP. Erwin Wijaya Siahaan S.I.K terkait kondisi Kapolsek Parongil, AKP. Sayuti Malik melalui Kasubbag Humas Polres Dairi, IPDA.Doni Saleh kepada Mediadunianews.co menyampaikan bahwa Kapolsek Parongil. AKP Sayuti Malik telah di rujuk ke salah satu RS di Medan guna penanganan medis akibat luka yang dialami Kaposek Parongil, "katanya.
     
"Untuk penangan medis lebih lanjut, Kapolsek Parongil AKP Sayuti Malik di rujuk ke RS di Medan agar penyembuhan luka sesegera mungkin dan dapat kembali melaksanakan tugasnya, "ujar IPDA Doni Saleh kepada Mediadunianews.co.
     
Mediadunianews.co mendatangi RSUD Sidikalang untuk memastikan keadaan pelaku, tanpak Istri dari Pirton Nababan, Hertina Gultom (34) di dampingi ke empat anaknya beserta keluarga menantikan penyerahan mayat Pirton dari Pihak Kepolisian Polres Dairi kepada keluarga korban (Istri, red)
     
Salah seorang keluarga pelaku pembunuhan yang berhasil di konfirmasi Mediadunianews, Br. Nababan (39) mengatakan mayat Pirhot Nababan akan di bawa ke Siborong borong dan selanjutnya di kebumikan di sana. Karena antara Korban dan Pelaku tetangga. Sehingga untuk mencegah hal yang tidak di inginkan di bawa ke kampung halamannya di Siborongborong.
     
Jenazah pelaku Ambat Pirton Nababan
"Ito ini tetangga sama korban. Kami merasa tidak mungkin di semayamkan di Desa Lae Ambat. Karena itu kami membawa mayatnya ke Siborong borong dan di kebumikan di sana, " jelas Br Nababan ke Wartawan media ini.
     
Masih terkait pelaku, informasi yang berhasil di himpun Mediadunianews.co dari salah satu warga Desa Lae Ambat, M.Simamora (56) mengatakan, di kediaman korban Ayah dua Anak ini dan telah ditinggal Istrinya br Sinaga 54 hari silam karena meninggal, keluarga korban telah  melakukukan persiapan pemakaman korban.
     
"Keluarga telah bersiap siap untuk melakukan pemakaman korban, "kata M.Simamora.
   
Mediadunianews.co masih mencari tau tentang sebab terjadinya peristiwa sadis  dan menggegerkan warga Lae Ambat juga masyarakat Dairi. Para warga di Desa tersebut mengatakan peristiwa tersebut di duga dipicu akibat sakit hati dan dendam lama.

(DELON.S).
Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال