Puluhan ibu rumah tangga membuat pengaduan perjudian kekantor desa telaga said kec sei lepan.

Langkat, mediadunianews.co - Warga masyarakat desa telaga said kususnya ibu rumah tangga melaporkan perjudian ke kantor Desa tentang perjudian di lingkungan tempat tinggal mereka selasa 2/10/10.

Para ibu rumah tangga siap hancurkan tempat perjudian yang semakin marak/ramai di dusun IV dan V sukaramai desa telaga said,kec sei lepan ini jika tidak ada pergerakan dari pihak yang berwajib.

Akibat yang ditimbulkan dari perjudian didusun tersebut membuat kaum pria khususnya yang sudah berumah tangga selalu sering salah paham akibat dari hasil pencariannya dimainkan judi dingdong, kartu dan memasang togel dalam sekali bermain judi bisa menghabiskan uang saku dari ratusan ribu hingga bisa mencapai jutaan rupiah.

Pemain yang banyak mengalami kekalahan dipermainan judi dingdong hasil penjualan koin dingdong per hari  mencapai jutaan rupiah untuk satu mesin dingdong, satu kios/warung bisa memiliki dua, hingga tiga mesin dingdong, keluhan dan laporan ibu rumah tangga kekantor desa disambut baik oleh prangkat desa, ibu rumah tangga memintak dan memohon kepada bapak kepala Desa melalui Polmas Polmasnya agar segera menutup tempat tempat perjudian diseputaran dusun lV dan dusun V kususnya.

Kemarahan ibu ibu rumah tangga berhasil diredam oleh bapak kepala Desa melalui hasil musyawarah, Bapak kepala desa berjanji pada para ibu rumah tangga akan segera memanggil pemilik pemilik warung untuk hadir kekantor desa untuk  membicarakan tentang penutupan perjudian yang ada dikedai/kios mereka, Apabila mereka juga tidak menghiraukan tentang permintaan masyarakat untuk menutup usaha judinya  maka bapak kepala Desa telaga said akan menyerahkan kasus ini kepada pihak yang berwajib, "jawab pak kades di hadapan masyarakat.kususnya polsek pangkalan brandan, Polres langkat, Polda sumut, agar masalah ini bisa ditindak lanjuti untuk meninjau langsung ketempat kejadian perkara.warga masyarakat ibu ibu kususnya meminta pada siapa saja penegak hukum agar segera melakukan tindakan, sebelum para ibu yang lain melakukan demo anarkis ditempat perjudian tersebut, "ucap ibu rumah tangga ber inisial (i) pada wartawan.

Pada  malam selasa tgl1/10/18 tepatnya pukul 10 wib para pemain judi mengatakan pada seorang warga masyarakat berinisial (A), para pemain judi mengatakan mereka tidak takut pada pihak yang berwajib jika datang ingin menangkap mereka.warga masyarakat berinisial (A) pagi harinya mengatakan pada Polmas, kalau teguran yang diutus kepala desa yaitu Polmas untuk memberikan nasehat mereka yang bermain judi tadi malam bilang suruh aja datang polisi kemari klu dia berani tangkap kami, "tutur pemain judi ber inisial (T) dihadapan teman teman pemain judi, sambil tertawa. (kpl biro langkat suwanto tariga).

Editor : Edy MDNews 01.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال