Timika Papua, mediadunianews.co - Menyikapi terjadinya bencana alam di Lombok Palu, Donggala pada 28 September lalu. Kodim 1710/Mimika menggelar doa bersama yang diikuti oleh Polres Mimika, pihak Pemerintah dan masyarakat yang berlangsung di Gereja Otto Geisler di Mile 32, Rabu (10/10/18).Hadir dalam doa bersama, Pendeta Pricilya, Ketua FKUB Kabupaten Mimika Ignatius Adii, Bagian Pelayanan dan Pembangunan FKUB Kabupaten Mimika Pendeta Yosua Hussi, Pasilog Kodim 1710/Mimika Kapten Cpl Markus dan masyarakat.
Pendeta Pricilya dalam khotbahnya mengatakan, bencana gempa dan Tsunami yang terjadi di Lombok, Palu, dan Donggala merupakan rencana Tuhan kepada umatnya untuk itu. Dirinya mengajak semua untuk senantiasa kita berdoa agar Saudara-saudara yang terkena musibah agar diberikan keselamatan serta ketabahan.
"Gempa dan Tsunami di Palu, Lombok dan Donggala merupakan rencana Tuhan, jadi saya mengajak kita supaya selalu berdoa untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana, "kata Pendeta Pricilya.
Ia menjelaskan, pelaksaan doa bersama bagi sanak saudara yang sedang tertimpa musibah di Lombok, Palu dan Donggala merupakan salah satu bencana Nasional yang terjadi di Indonesia. Oleh sebab itu jangan pernah bosan untuk menggucap syukur kepada Tuhan dalam segala hal karena apa yang terjadi saat ini merupakan rencana Tuhan kepada umatnya.
"Dengan kejadian itu kita sebagai manusia harus selalu menguc syukur dalam segala hal, "jelasnya.
Usai khotbah. Mewakili Dandim 1710/Mimika Pasilog Kodim 1710/Mimika Kapten Cpl. Markus menjelaskan, kegiatan dia bersama merupakan suatu rangkaian kerja Kodam XVII/Cenderawasih dalam rangka Doa bersama untuk menyikapi terjadinya Bencana Alam Nasional yang sedang terjadi di Lombok, Palu dan Donggala.
Sebab menurutnya, musibah yang terjadi merupakan suatu rencana Tuhan kepada umat Manusia untuk tetap berpegang teguh kepada iman percaya jangan pernah sekalipun goyang sebab Tuhan tetap melindungi anak-anaknya.
"Bencana di Palu, Lombok dan Donggala merupakan musibah Nasional, jadi juga merupakan rencana Tuhan agar kita umat-Nya bisa berpegang teguh dalam iman, "kata Markus.Pada kesempatan yang sama Ketua FKUB Kabupaten Mimika Ignatius Adii mengatakan, doa merupakan suatu obat yang paling ampuh agar selalu dekat kepada Tuhan, dan itu sudah terbukti seperti dia bersama untuk Pilkada yang terjadi beberapa waktu lalu yang membuat Pilkada di Mimika bisa berjalan aman dan lancar.
"Doa bersama merupakan obat yang paling ampuh dalam meminta sesuatu kepada Tuhan, seperti doa bersama pada saat Pilkada di Mimika, "kata Adi
Dedi Abakai.
Editor : Edy MDNews 01
Tags
Agama