Timika Papua, mediadunianews.co - Konsolidasi Akbar Tenaga Honorer Provinsi Papua, yang dihadiri oleh Sdri. Rieke Diah Pitaloka (DPR RI fraksi PDI Perjuangan) dan diikuti sekitar 3.000 (tiga ribu) orang Pegawai Honorer se - Provinsi Papua, Jum'at ( 26/10/18 ) di gedung EME NEME YAUWARE kegiatan di mulai pukul 10.35 Wit.Yang mana acara di hadiri oleh beberapa pejabat di pusat dan daera papua yaitu, Mariani S. ST (Ketua Umum KNASN RI), Alfonsius Matly SE (Ketau KNASN papua), Mitha Mamayou S.Sos (Komisi I DPRP Papua), Darius Minggu (Perwakialan Kab. Asmat), Marta Fatagul (Sekertaris BPKAD Kab. Keerom), Fransiskus Tagege (Kepala RSUD Mimika), Alfon Doun (Dishub Kab. Dogiyai), Abdi Tohiuka (Anggota DPRD Kab. Sarmi), Sarah M. Rahayaan (Kadistrik Wania Kab. Mimika), Maria. Y. Lotu (TSM Kuala Kencana), Felia Ferbun (Ketua Yayasan Aldeltia Kab. Mimima), Para Pegawai Non PNS (Honorer) se Prov. Papua.
Acara dimulai dan dibuka oleh Sdri. Mariani (Ketua Persatuan Pegawai Honorer Indonesia) Saya hadir di sini sebagai Perwakilan Pegawai Honorer Pusat dan sambil menunggu kehadiran Ibu Rieke Diah Pitaloka saya akan berbagi pengalaman serta sedikit menjelaskan tentang UU ASN.
Kita semua yang hadir di sini pegawai honorer akan berjuang bersama untuk nasib kita karena UU dibuat oleh manusia dan harus bisa dirubah agar ada perubahan dan kita bisa diangkat menjadi ASN, Kita harus mendorong Pemerintah untuk segera mengangkat kita sebagai ASN dan segera mengesahkan revisi UU ASN pasal 131 A.
Presiden RI sudah mengutus 3 Menteri terkait agar segera menyelesaikan dan segera mensahkan revisi UU ASN dan semoga perjuangan kita semua didengar serta akan segera terwujud agar kita bisa bekerja dengan lebih baik lagi. "ungkap Mariani
Anggota DPR Prov. Papua Komisi 1 menambakan, yang intinya bahwa ucapan terima kasih dari kita Provinsi Papua kepada anggota DPR RI yang sudah datang ke Papua untuk mendengarkan aspirasi dari Para Pegawai Honorer se - Provinsi Papua ini. Kita Provinsi Papua menolak Tes CPNS secara Online dan kita sudah sampaikan hal tersebut ke Presiden RI, kita menitipkan suara Rakyat Papua melalui Ibu Rieke Diah Pitaloka untuk disampaikan ke Presiden RI dan semoga mendapat jawaban yang menyenangkan bagi kita semua, "katanya.Mariani (Ketua Persatuan Pegawai Honorer Indonesia) Menambahkan,
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Para Wakil Rakyat yang bersedia hadir untuk mendengarkan keluh kesah dari kita semua Pegawai Honorer di sini, Terutama untuk Ibu Rieke Diah Pitaloka yang telah blusukan serta keliling ke semua Provinsi dan Kabupaten untuk memperjuangkan Pegawai Honorer agar segera mensahkan Revisi UU ASN dan mengangkat kita sebagai Pegawai Negeri.
Kami berharap penerimaan PNS harus mengutamakan Pegawai Honorer karena kita sudah lama bekerja di masing - masing Bidang, bukan yang baru mengikuti tes dan yang mempunyai hubungan keluarga maupun kenal dengan Pejabat yang berwenang (KKN).
Kita selalu berjuang dan akan terus melakukan perjuangan mendukung pemerintah untuk di tahun 2019 kita Pegawai Honorer diangkat sebagai ASN. Jadi kita harus mendukung terus kebijakan Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.
Sambutan Sdri. Rieke Diah Pitaloka yang diawali dengan menyanyikan lagu "Pasti Menang" dan menambakan, Terima kasih untuk kehadiran para Wakil Rakyat dan saudara semua para Pegawai Honorer Kita akan berjuang bersama - sama untuk memperjuangkan nasib saudara kita semua agar segera diangkat menjadi PNS, "ujarnya.
Kita di Papua ini akan mengawali perjuangan para Pegawai Honorer agar segera terwujud, meskipun sudah cukup lama perjuangan ini tapi saya terus mendesak agar Revisi UU ASN untuk diprioritaskan. Kita semua harus melihat bahwa baru Presiden Joko Widodo yang mau bekerja dengan iklas dan mau blusukan ke daerah terpencil sekalipun, ibarat Presiden Bung Karno yang memperjuangkan untuk merebut Papua Barat ke pangkuan NKRI, Kita harus lebih cerdas dan waspada untuk menerima, "pungkasnya.
Dedi Abakai.
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Politik