KERICUHAN YANG TERJADI DI LUAHA MOROO, MENGAKIBATKAN TRAUMA WARGA BERNAMA AMA EFI GULO.

Nias Barat, mediadunianew.co - Terjadi kericuhan di luaha moroo di desa sisarahili (2). pada tanggal 01 Oktober 2018, hingga ketakutan pemilik rumah tempat material bangunan Luaha moroo.

Kronologis kejadian Dua orang pelaku yang melakukan keributan yang bernama SOJI GULO alias amadelon gulo yang baru keluar dari penjara Polres Nias Gunungsitoli bulan lalu/ DOLA GULO alias Amagres Gulo.

Ama Efi gulo yang rumahnya terletak di tepi sungai luaha moroo yang mana rumah tersebut sekaligus sebagai tempat material bangunan pasar luaha moroo, sehinga bapak ama efi Gulo tidak nyaman bekerja dan menempati rumahnya didikarenakan ketakutan yang di lakukan oleh pelaku, soji gulo alias amadelon Gulo yang barusan keluar dari penjarah polres nias gunungsitoli dan Dola Gulo alias Amagres gulo, "katanaya.

Selanjutnya  yang diduga pelaku bernama soji gulo yang baru keluar dari penjara bulan lalu, dan Dola gulo dua orang ini sering melakukan onar di rumah bapak amaefi Gulo, sering dibentaknya penjaga atau pengawas sekaligus penjaga malam yang bernama Ama Berti gulo dan ama Berti gulo selalu diam karena takut terjadi keributa ataupun perkelahian dengan ke dua orang tersebut  (soji gulo dan Dola Gulo). namun hal itu kedua orang ini makin menjadi jadi sehingga pelaku Bernama Dola gulo mengambil cangkul dan merusak rumah ama Efi gulo secara berdua dengan soji gulo, mereka sambil memaki-maki membantingnya cangkul dirumah bapak ama Efi gulo sampai patah papannya dan di bantingya juga grobak sorong pembawa pasir, yang belakangan diduga mereka ini sepertinya  menghalang-halangi pekerjaan pembangunan di luaha moroo, tapi dengan alasan yang belum di mengerti oleh ama Efi Gulo, "tutur ama Efi gulo.

Sehingga Bapak ama Efi gulo (korban) melapor hal ini kepada pihak penegak hukum sekaligus memohon pengamanan minta perlindungan hukum di Polsek Mandrehe di Kabupaten Nias Barat, pada tanggal 28 september 2018, dalam laporannya ama Efi gulo menceritakan semuanya kejadian menimpahnya yang dilakukan pelaku karena dan juga rumahnya yang di rusak oleh kedua pelakudan juga dirinya tidak merasa nyaman lagi.

Selanjutnya seorang pengamanan turun di lapangan anggota polsek kecamatan Mandrehe barat, Nias Barat Bernama GOKLAS.S setelah sampai di Tempat olah TKP sambil mengambil foto yang sudah dirusak pelaku.

Wartawan mediadunianews.co Mencoba konfirmasi kepada GOKLAS.S anggota polsek mandrehe Barat di kabupaten Nias Barat. Sehing tujuan minta perdamaian, sehingga Bapak GOKLAS.S menyampaikan jangan kita berat-beratkan masalah ini kalau pelakunya sudah ketemu. mari kita damaikan saja, dan kalau yang rusak ini semua berapa harganya saya ganti, "ungkap GOKLAS.S angota Polsek mandrehe Barat.

Selanjutnya kalau pelaku tidak datang dari tanggal 27 sampai tanggal 28 akan di lanjutkan masalah ini ke ranah hukum, "jelas GOKLAS.S

Di tempat berbeda Ketua Angkatan Muda Pembharuan Indonesia (AMPI) Bapak PUTRA pada tanggal 30 september 2018 menelpon  ama Efi gulo (sikorban), dengan mengatan bahwa kalau tidak ada Realisasi dari Polsek Mandehe maka akan dan laporkan saja ke  Polres Nias Gunungsitoli, "pungasnya.    (YASARO GULO).

Editor : Edy MDNews 01.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال