Deliserdang, mediadunianews.co – Polisi adalah pelayan masyarakat, seperti yang dilakukan Waka Polres Deli Serdang Kompol Arnis Syafni Yanti SE menolong pengendara sepeda motor yang tersenggol dengan Becak Motor di Jalan Pasar 5 Desa Banten Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/09/2018).
Pada kecelakaan Sepeda Motor kontra Becak Motor itu, pengendara motor terluka sobek di betisnya, sedangkan pengendara Becak Motor Tdiak Mengalami luka sedikitpun. Pemotor ini melaju dari arah Jalan Beringin hendak ke arah Jalan Lubuk Pakam, tetapi di tengah ramainya kendaraan yang melintas, pemotor ini oleng dan menyenggol Becak Motor.
Melihat hal itu, Waka Polres Deli Serdang sontak lari menyelamatkan pemotor yang berdarah-darah, kemudian berusaha mengobatinya. Tanpa ragu, Kompol Arnis membasuh lukanya dengan air anti infeksi, bak seorang dokter dia berusaha menghentikan pendarahan korban dengan peralatan P3K.
“Ini pengobatan sementara, setelah ini harus ke klinik, untuk menjahit Betis yang sobek ini, ”kata Kompol Arnis, sambil memberi obat merah ke Betis pemotor yang sobek.
Hanya dalam waktu 15 menit Kompol Arnis membersihkan dan membalut luka korban, kemudian dia menawarkan korban untuk dibawanya ke klinik, tetapi pemotor itu menolaknya, sebab masih merasa mampu untuk berdiri dan kembali menaiki motornya menuju klinik.
“Kamu jangan katakan sanggup tapi nanti pingsan di jalan, ”ucap Kompol Arnis, menyudahi pengobatannya. (elz),
Editor : Edy MDNews 01.
Pada kecelakaan Sepeda Motor kontra Becak Motor itu, pengendara motor terluka sobek di betisnya, sedangkan pengendara Becak Motor Tdiak Mengalami luka sedikitpun. Pemotor ini melaju dari arah Jalan Beringin hendak ke arah Jalan Lubuk Pakam, tetapi di tengah ramainya kendaraan yang melintas, pemotor ini oleng dan menyenggol Becak Motor.
Melihat hal itu, Waka Polres Deli Serdang sontak lari menyelamatkan pemotor yang berdarah-darah, kemudian berusaha mengobatinya. Tanpa ragu, Kompol Arnis membasuh lukanya dengan air anti infeksi, bak seorang dokter dia berusaha menghentikan pendarahan korban dengan peralatan P3K.
“Ini pengobatan sementara, setelah ini harus ke klinik, untuk menjahit Betis yang sobek ini, ”kata Kompol Arnis, sambil memberi obat merah ke Betis pemotor yang sobek.
Hanya dalam waktu 15 menit Kompol Arnis membersihkan dan membalut luka korban, kemudian dia menawarkan korban untuk dibawanya ke klinik, tetapi pemotor itu menolaknya, sebab masih merasa mampu untuk berdiri dan kembali menaiki motornya menuju klinik.
“Kamu jangan katakan sanggup tapi nanti pingsan di jalan, ”ucap Kompol Arnis, menyudahi pengobatannya. (elz),
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Hukum dan kriminal
