DPRD dan Pemkab Nisel Bungkam, "Tidak Tepati Janji Terkait Pemilihan Kepala Desa Serentak, AMADAKANIS Ancam Demo Besar – Besaran.

Nias Selatan, mediadunianews.co - Rapat AMADAKANIS dengan DPRD Nisel, DPRD dan Pemkab Nias Selatan (Nisel) dinilai gagal alias tidak tepati janji terkait Pemilihan Kepala Desa Serantak Tahun 2018,

Dari hasil audiensi AMADAKANIS dengan anggota dewan pada tiga bulan lamanya dan telah disepakati 4 poin untuk ditindaklanjuti, Namun hingga saat ini masih mengisahkan segudang pertanyaan, Tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat AMADAKANIS akan menurunkan massa dalam jumlah lebih besar.

Melawan lupa, kata Sekretaris Aliansi Masyarakat Desa Kabupaten Nias Selatan (AMADAKANIS), Satoniha Luaha, SH menuturkan sesuai berita acara audiensi  AMADAKANIS dengan DPRD Kabupaten Nias Selatan  diruang Rapat DPRD Nisel, Sabtu (22/5/2018) pukul 11:00 WIB bahwasanya membuat kesimpulan rapat sebanyak 4 poin.

4 poin kesimpulan rapat yang telah di sepakati  yaitu sebagai berikut:
-Pertama, Pelaksanakan Pemilihan Kepala Desa di Wilayah Kabupaten Nias Selatan wajib dilaksanakan pada tahun 2018.
-Kedua, Pemilihan Kepala Desa secara serentak sebanyak 459 Desa, dilaksanakan setelah penyesuaian dan penambahan anggaran Pilkades melalui P.APBD 2018.
-Ketiga, Dalam rangka menjamin pelaksanaan Pilkades, Pemkab Nisel mengalokasikan anggaran Pilkades.
-Keempat, DPRD Nisel mendesak Pemkab Nisel melalui OPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk segara menyusun dan menetapkan tahapan pemilihan Kepala Desa.

“ Janji adalah utang, Jika tidak ditepati maka massa Aliansi Masyarakat Desa Kabupaten Nias Selatan akan kembali geruduk kantor DPRD dan Kantor Pemkab Nisel dalam jumlah besar, ”Ancam Satoniha.

“Anggota DPRD itu harusnya merakyat, Urusan rakyat lebih diutamakan ketimbang urusan Partainya. Sebab kemajuan suatu desa itu ditentukan oleh perangkat desa itu sendiri bukan pejabat Pelaksana Tugas (Plt) tetapi Kepala Desa itu harusnya definitif, ”tegas Satoniha Luaha

Satoniha Luaha, “ Ini semua bukan kepentingan pribadi, AMADAKANIS melakukan pergerakan demi kemajuan masyarakat Nisel jadi DPRD jangan urusan rakyat 3D (Datang, Duduk dan Diam), Kalau Pelaksana Tugas (Plt) yang memimipin suatu desa tak akan bisa maju. bahkan kami temukan dilapangan ada Plt Desa sangat arogan terhadap masyarakatnya, ”Sebut Sekretaris AMADAKANIS.

Turut hadir dalam rapat sebelumnya yaitu: Ketua DPRD Nisel, Sidi Adil Harita, S.Sos. MA, Wakil Ketua DPRD Yohana Duha, Wakil Ketua DPRD Elisati Halawa, ST, para Anggota Dewan lainnya dan anggota AMADAKANIS.    (Hadarman Telaumbanua).

Editor : Edy MDNews 01.



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال