Direktur RSUD Salak Dr. Elisa Barus : Bayi Umur 11 Bulan yang Meninggal Dunia Bukan Karena Telat Penanganan

Pakpak Bharat, mediadunianews.co - Kematian seorang bayi diperjalanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak Kabupaten Pakpak Bharat menuju RSU Medan ramai dibicarakan netizen.
Dari media sosial tersebar, kalau bayi yang baru beeumur 11 bulan meninggal dunia karena telat penanganan.

Dr. Elisa Barus, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak saat dikonfirmasi oleh Wartawan Mediadunianews.co diruang kerjanya (Rabu 8/8) menjelaskan Bayi meninggal Dunia bukan Karena Kelalaian pihak RSUD dan keterlamabatan Penanganan, namun Sebelumnya Bayi dibawa oleh Pihak keluarga ke RSUD Salak pada hari minggu (5/8) siang, dalam keadaan Kondisi Gawat, Kondisi berat kesadaran Menurun, kebiruan, sesak nafas berat disertai diare dan demam tinggi sudah satu minggu.

" melihat kondisi bayi yang sangat memperihatinkan, petugas tim medis langsung melakukan stabilisasi dan resusitasi cepat, berhubung kondisi pembuluh darahnya sudah kolaps (menciut) sehingga sangat sulit untuk di pasangkan infus. Sebelumnya infus sudah berhasil namun pembuluh darahnya gampang pecah, "terang Elysa.

Elisa menambahkan saat itu Dokter spesialis anak berada di RSUD dan ikut melakukan tindakan, sementara para petugas Medis RSUD Salak berusaha menelfon ke Rumah Sakit Umum di Medan yang Memiliki ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) Ruang ini merupakan pelayanan intensif untuk anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus. Gunanya mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.

Setelah Pihak RSUD Salak mendapat Rumah Sakit yang memiliki ruang PICU, Para Dokter menyarankan Kepada Pihak keluarga agar Bayi tersebut dirujuk Ke RSU di Medan yang memiliki ruang PICU namun Pihak keluarga meminta agar Bayi tersebut di rujuk besoknya, Penolakan Rujukan pada Hari itupun ditandatangani oleh Pihak Keluarga.

Segala usaha sudah dilakukam oleh Pihak RSUD Salak dan Keluarga, Namun diperjalanan dirujuk ke RSU di Medan Bayi tersebut meninggal Dunia.

Terkait berdarnya informasi yang beredar tentang penanganan lambat dan kelalaian Pihak RSUD Salak, Direktur Utama RSUD Salak Dr. Elysa Barus mengatakan Hal tersebut tidak benar.

"Banyaknya beredar berita yang beredar tentang penanganan lambat itu tidak benar, Kita sudah berupaya semaksimal mungkin, namun kita semua tahu Kehendak Tuhan itu kita tidak Tahu. Kami pihak RSUD Salak mengucapkan Turut berdukacita atas meninggalnya Pasien tersebut, "pungkas Elysa.    (Darianto Berutu).

Editor : Edy MDNews 01.





Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال