Medan, mediadunianews.co
- Sutrisno Pangaribuan ST, Sekretaris Komisi D DPRD Sumut meminta
penjelasan kepada GM PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandar Udara
Kualanamu Internasional Airport (KNIA) yang berada di Kabupaten Deli
Serdang.
Pasalnya,
dirinya mengakui bahwa banyak masyarakat yang khususnya kerap
menggunakan maskapai penerbangan (menggunakan pesawat) atau sekedar
menggantarkan sanak saudara, tetangga, teman dan sebagainya, kerap
mengeluhkan dengan mahalnya harga makanan dan minuman yang tersedia di
Bandara KNIA.
“Mengapa
harga-harga mahal di Bandara, Khususnya Bandar Udara KNIA? Harga
minuman jauh sekali lebih mahal di Bandar Udara KNIA ini. Apakah karena
bayar pajak yang tinggi dan konsekuensinya harus di tanggung oleh
masyarakat?, ”ungkap Sutrisno Pangaribuan ST dari Fraksi PDI Perjuangan
ini menjelaskan.
Arif
Dermawan GM PT Angkasa Pura II, mengenai keluhan dari masyarakat yang
disampaikan melalui Sutrisno Pangaribuan ST mengatakan bahwa itu
merupakan suatu yang alamiah.
“Naturalnya
sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pasti mencari untung, sekarang
kita masih mengandalkan pendapatan di tiga area yaitu aeronautical, Non
aeronautical dan Kargo. Dipendapatan aero dibatasi (tidak mengambil
keuntungan dan hanya untuk pengembangan). Kita sedang mencoba menglihkan
tekanan ekonomi (profit tersebut melalui non aero), ”terang Arif.
Dirinya juga menyadari jika tidak dilakukan mencari keuntungan, maka PT Angkasa Pura II akan kerepotan.
“Kami
juga menyadari, kalau terus-terusan ini repot juga untuk membiayai
seluruh operasional bandar udara. Sekarang ada 14 bandar udara dan baru 5
yang mendatangkan untung, yang lain rugi semua. Kalau tidak dari situ,
kita tidak bisa membiayai. Makanya salah satunya adalah apa yang disebut
Relate bisnis agar tekanan terhadap Aero bisa berkurang. Kita juga
berencana akan melakukan kerja sama dengan swasta untuk membangun Aero
City, hotel, Airo Park. Sehingga kami mampu untuk generik pendapatan
melalui hal tersebut. Kami juga ditargetkan oleh pemegang
saham/pemerintah untuk terus memberikan devide, ”imbuh GM PT Angkasa
Pura II menjelaskan.
Berita
sebelumnya, Komisi D DPRD Sumut melakukan rapat kerja di ruangan Komisi
D DPRD Sumut pada Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 11:00 WIB. (zato).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Ekonomi