Nias Barat , MDNews - Program Pembangunan Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui
Dinas Pekerjaan Umum (PU), terkesan dikerjakan asal jadi, hal ini
diakibatkan tidak adan papan informasi sehingga bangunan tersebut
masyarakat menduga belum mencapai seumur jagung sudah pada rusak, "ucap
salah seorang tokoh masyarakat saat lintas Pers mediadunianews.co dilapangan.
Lanjutnya, apabila Papan pengumuman di setiap item
pekerjaan di wilayah Kabupaten Nias Barat, maka berakibat fatal dugaan
dikerjakan hanya asal-asalan dan terindikasi korupsi kegiatan tersebut,
kenapa bisa demikian?, karena masyarakat menduga, proyek siluman itu bukan
program Pemerintah Daerah Cq Dinas PU sehingga kurangnya pengawasan
dari berbagai elemen masyarakat, yang artinya mereka tidak peduli,
menurut mereka mungkin kegiatan tersebut adalah bukan program
Pemerintah, tetapi program pribadi, "katanya.
Warga sekitar juga mengatakan, makanya papan informasi tidak
dilengketkan, mungkin PPK bermain main dengan Rekanan, jadi pantaslah
pihak Rekanan tidak mau peduli, untuk melengketkan papan informasi,
padahal "papan informasi setahu saya ada Dananya bukan uang kantong
Rekanan"...... "ungkapnya.
Untuk itu Masyarakat Berharap kepada Pemerintah Daerah
Kabupaten Nias Barat Cq Dinas PU, agar di setiap item pekerjaan tolong
dilengketkan papan informasi supaya Proyek Siluman tidak berkeliaran di
Wilayah Nias Barat dan Disurvei kembali Kinerja Rekanan tersebut jika
sudah siap atau sedang dikerjakan.
Menurut pengamatan Pers mediadunianews.co dilapangan Jumat 24/11/17, pukul 09.00 Wib, ada beberapa proyek siluman yang hingga kini belum dilengketkan papan informasi di Nias Barat, dimana pelaksanaan nya TA. 2017, yakni : 1. Lanjutan Peningkatan Jalan Ruas Desa Sisobaoho - Hiliadulo - menuju Onolimbu Raya kecamatan Mandehe Barat, 2. Pembangunan Jalan dari ujung Aspal menuju Perumahan Syalom, 3. Peningkatan Jalan dari Ujung DAU 2016 menuju Pantai Saetu Ene, Desa Fadoro Kecamatan Sirombu,hingga kini belum dilengketkan papan informasi, Diduga dikerjakan "Asal Jadi ", oleh Rekanan. (Beneami Daeli).
Editor : Edy MDNews 01.
Tags
Daerah
