Gubsu Diminta Perhatian : Masih Banyak Anak Kekurangan Gizi Dikepulauan Nias.

Medan, MDNews - Dua minggu yang lalu, anggota DPRD Sumut dari Tim VII Daerah Pemilihan (Dapil) VIII meliputi Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunung Sitoli melakukan kegiatan kunjungan kerja.

Ketua Tim VII dipimpin oleh Fajar Waruwu SH, Wakil Ketua Arota Lase AMd, Sekretaris Philips Perwira Juang Nehe SE, serta beberapa anggota yaitu Lidiani Lase, Analisman Zalukhu S.Sos MSP dan Fanotona Waruwu

Arota Lase saat membacakan hasil kunjungan kerja dari Tim VII daerah pemilihan VIII dirapat sidang paripurna pada hari selasa (4-7-2017), di Gedung Dewan jalan imam bonjol medan

Salah satunya melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan sehingga dari hasil peninjauan dilapangan, Tim VII masih menemukan kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan program-program pada Dinas tersebut.

Dimana pada tahun anggaran 2016 dana yang dialokasikan Dinas Kesehatan untuk pengadaan obat-obatan untuk Kota Gunung Sitoli sebesar Rp 146.839.165 dan terealisasi 100 persen, untuk bantuan Jamkesda dianggarkan dana sebesar Rp 23.000/orang selama 12 bulan. Untuk Kota Gunung Sitoli 654 orang X Rp 23.000 dengan total Rp 180.504.000, untuk Kabupaten Nias Utara 815 orang X Rp 23.000 dengan total Rp 224.940.000, untuk Kabupaten Nias Selatan 2.146 orang X Rp 23.000 dengan total. 592.296.000, untuk Kabupaten Nias Barat 495 orang X Rp 23.000 dengan total Rp 136.620.000 yang penggunaanya untuk jaminan kesehatan.

“Dari hasil peninjauan tim VII ini, terhadap Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dipertanyakan, kenapa anggaran untuk Kepulauan Nias terbatas, sementara disinyalir masih banyak dijumpai masyarakat. Terutama anak-anak yang mengalami gizi buruk di Kepulauan Nias ini. Untuk itu kami mohon agar Gubernur Sumatra Utara Ir T Erry Nuradi MSi memberikan perhatiannya dan menanggapi hal ini,” ujar anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar dan sekaligus Wakil Ketua tim VII, Arota Lase tersebut. (Zato)
 
Editor : EDy MDNews 01
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال